Namun Lee mendukung kembalinya pemerintahan Biden pada kebijakan luar negeri yang "lebih konvensional" setelah pendekatan yang mengganggu dari pendahulunya Donald Trump.
"Negara-negara mencari konsistensi strategis jangka panjang dari AS," ia menambahkan lebih lanjut, kebijakan AS yang "dapat diandalkan dan dapat diprediksi."
Lee mengungkapkan bahwa Taiwan berpotensi menjadi titik bentrokan jika tidak berhati-hati dan salah perhitungan. Dia mengungkapkan apresiasinya terhadap komentar Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin di Singapura pekan lalu yang memperingatkan bahwa setiap perubahan dalam status-quo dari situasi Taiwan akan berbahaya.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.