Baca Juga : PPATK Bilang Seluruh Uang Terkait Akidi Tio Tak Sampai Rp2 Triliun
Sebelumnya, Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak juga melarang kegiatan perayaan pada peringatan 17 Agustus. "Situasinya masih level 4, jadi tidak usah melakukan perlombaan dan tirakatan dulu," katanya.
Meski tidak ada perayaan seperti saat sebelum pandemi Covid-19, kata dia, bukan berarti nasionalisme berkurang. "Nasionalisme tetap ada, hanya tata caranya yang berubah," katanya.
Untuk mengantisipasi masyarakat yang membandel, Polresta Surakarta berencana untuk melakukan patroli pada hari-hari menjelang 17 Agustus.
(Angkasa Yudhistira)