Pasokan Vaksin Terkendala, Target Herd Immunity di Jatim Terancam Meleset

Lukman Hakim, Koran SI · Rabu 04 Agustus 2021 15:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 04 519 2450833 pasokan-vaksin-terkendala-target-herd-immunity-di-jatim-terancam-meleset-TpmgsQcpgB.jpg Ilustrasi (Foto : Istimewa)

SURABAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) menargetkan herd immunity atau kekebalan komunitas akan tercapai pada 17 Agustus 2021, nampaknya terancam gagal. Pasalnya, pasokan vaksin Covid-19 dari pemerintah pusat tersendat.

“Jadi seandainya, waktu itu kami berharap dengan menghitung 315.000 (vaksinasi) per hari, itu terwujud dari tanggal 3 juli maka tanggal 10 agustus ini sudah 70 persen (tervaksinasi). Surabaya mampu melakukan vaksinasi 50.000 (dosis) per hari). Artinya itu (vaksinasi) sangat memungkinkan untuk kita lakukan. Kita dalam hal ini (ketersediaan vaksin) masih menunggu datangnya vaksin baru,” kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa usai meninjau vaksinasi di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Rabu (4/8/2021).

Terkait tersendatnya pasokan vaksin tersebut, Khofifah mengaku sudah bersurat ke Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dan juga Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Apalagi saat ini sudah ada sebanyak 4,2 warga Jatim yang sudah masuk pada vaksin dosis kedua. “Semoga bisa segera disupport. Sehingga kita bisa memberikan dosis kedua yang sudah jatuh tempo,” kata Khofifah.

Di sisi lain, Khofifah saat ini gencar mendorong vaksinasi bagi remaja, terutama siswa yang berusia diatas 12 tahun sampai 17 tahun. “Ini PR (pekerjaan rumah) kita semua. Yang sudah berjalan (vaksinasi) adalah SDM Kesehatan untuk dosis ketiga dan difabel. Bagi yang punya kedekatan dengan asosiasi disabilitas, bisa akses vaksinasi,” ujarnya.

Sementara itu, data dari Kemenkes menyebutkan, per Senin (2/8/2021), vaksinasi dosis pertama di Jatim sudah menjangkau sebanyak 7.643.691 warga atau setara 24,02 persen sasaran vaksinasi yang sebanyak 31.826.206 orang. Sedangkan vaksinasi dosis kedua, sudah menjangkau sebanyak 3.205.574 warga atau setara dengan 10,07 persen sasaran vaksinasi.

Baca Juga : Ibu Hamil Boleh Terima Vaksin Covid-19, Ini Syaratnya

Dari 31.826.206 sasaran vaksinasi terdiri dari 189.907 tenaga kesehatan (nakes), 2.070.774 petugas pelayanan publik, 4.335.549 lanjut usia, 21.643.835 masyarakat umum dan rentan serta 3.586.141 usia antara 12 hingga 17 tahun.

Jatim sendiri tercatat menduduki peringkat pertama tertinggi vaksinasi dosis kedua. Disusul dengan Jawa Barat (Jabar) sebanyak 2.901.213 orang, DKI Jakarta sebanyak 2.874.218 orang, Jawa Tengah (Jateng) sebanyak 2.865.357 orang dan Bali 898.723 orang.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini