BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyebut Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur pasien Covid-19 di wilayahnya terus menurun. Kini angkanya sudah di bawah 60 persen, sesuai ambang batas yang telah ditetapkan WHO.
"Iya sudah di bawah 60 persen. Rumah sakit ini (RSUD Kota Bogor) juga sudah 50 persen ya. Tapi sekali lagi kita enggak boleh lengah, kita masih gas pol terus menekan," kata Bima, usai menghadiri peringatan HUT RSUD Kota Bogor ke-7, Sabtu (7/8/2021).
Bima meyakini, penurunan angka tersebut berkat percepatan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat. Sehingga, angka penularan bisa semakin ditekan.
"Saya sangat percaya vaksin ini cepat, maka covid akan terus semakin ditekan. Per hari ini sudah 41 persen, itu termasuk beberapa kota yang sangat cepat di Jawa Barat. Kita targetkan minggu depan sudah 50 persen kalau vaksin lancar," ungkapnya.
Baca juga: Bima Arya Targetkan Vaksinasi di Kota Bogor Selesai pada Oktober 2021
Namun, Bima belum mengetahui apakah Kota Bogor akan turun level pada PPKM mendatang atau tidak. Yang pasti, semua keputusan itu pada kementerian meskipun semua data saat ini cukup membaik.
"Hitungannya ada di kementerian. Memang semua data membaik. Tapi pertambahan kasus masih cukup tinggi. Belum di bawah 150. Kalau sudah stabil di bawah 100 saya kira bisa lebih lega lagi," tutur Bima.