“Kategori penerima diprioritaskan untuk usaha kuliner, transportasi sederhana, cetak/print, penjahit/permak, tambal ban, dan tenaga kerja yang kehilangan pekerjaan. Lalu, penerima manfaat bersedia taat dan tertib menerapkan prokes 6M. Dalam 1 Kartu Keluarga (KK) dilarang menerima lebih dari 1 paket sembako. Kemudian, mengisi daftar blangko dari panitia dan ditandatangani oleh Ketua RT setempat,” imbuhnya.
Rektor UNS, Prof. Jamal Wiwoho mengatakan bahwa salah satu dampak terbesar dari pandemi selain di bidang kesehatan adalah di bidang ekonomi.
“Banyak toko, kegiatan ekonomi, aktivitas perdagangan tidak berjalan karena pandemi. Selain itu tidak sedikit yang dirumahkan dan pendapatannya berkurang. Saya mengapresiasi empati yang dilakukan IKA UNS yang tidak henti-hetntinya untuk peduli terhadap pandemi Covid-119 ini. Sore ini (Jumat (6/8/2021)) IKA UNS akan menyerahkan 500 bantuan paket sembako dengan tajuk IKA UNS Gotong Royong Program Sosial Bank Indonesia,” kata Prof. Jamal saat memberikan sambutan.
Prof. Jamal berharap agar kerja sama IKA UNS dengan BI tidak hanya berhenti di sini, tetapi juga akan berlanjut pada kegiatan lain.
“Semakin berderma, bersedakah, semakin dimudahkan urusan-urusannya. Mohon kiranya bantuan sembako ini bisa diterima dengan baik dan saya juga berterima kasih atas partisipasi bapak dan ibu di lingkungan UNS yang bersama-sama menjaga kedamaian, keamanan di lingkungan UNS. Kalau dalam Jawa istilahnya pager mangkok, pagernya engga banyak tapi mangkoknya banyak,” pungkasnya.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.