Share

Helikopter Angkut 13 Turis Jatuh di Danau, 8 Hilang

Susi Susanti, Koran SI · Jum'at 13 Agustus 2021 06:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 13 18 2454892 helikopter-angkut-13-turis-jatuh-di-danau-8-hilang-5WAJjjOYW2.jpg Tim penyelamat dan penyelam segera diterbangkan ke area jatuhnya helikopter (Foto: Russian Emergencies Ministry)

MOSKOW  - Sebuah helikopter yang membawa turis jatuh ke danau kawah gunung berapi yang dalam di Semenanjung Kamchatka di timur jauh Rusia pada Kamis (12/8).

Helikopter diketahui membawa 16 penumpang. Yakni 13 turis dan 3 awak. Tim penyelamat sedang mencari delapan orang yang hilang di danau itu.

Helikopter itu jatuh di cagar alam Kronotsky, dan pemerintah daerah mengatakan para pekerja sedang mencari korban selamat di Danau Kurile, yang terbentuk di kaldera dan kawah gunung berapi.

Menurut kantor berita negara RIA Novosti, Kementerian Darurat Rusia mengatakan 13 turis dan tiga anggota awak berada di helikopter Mi-8. Delapan orang selamat, dua diantaranya terluka parah.

Jumlah orang yang diangkut maupun jumlah turis masih beragam. Kantor berita Interfax, mengutip para pejabat yang mengatakan helikopter itu membawa tiga anggota awak dan 14 turis ketika turun dalam kabut tebal. Interfax awalnya mengutip pejabat daerah yang mengatakan bahwa sembilan orang, termasuk dua pilot, selamat dari kecelakaan itu, tetapi kemudian melaporkan bahwa hanya delapan orang yang selamat yang ditemukan sementara pencarian lainnya masih berlanjut.

(Baca juga: Kedubes AS di Kabul Desak Warganya Segera Tinggalkan Afghanistan)

Laporan tersebut tidak mencantumkan kewarganegaraan para turis, tetapi mengatakan bahwa kebanyakan dari mereka berasal dari Moskow dan St. Petersburg.

Jaksa regional sedang menyelidiki kemungkinan pelanggaran aturan keselamatan penerbangan.

Helikopter tersebut dilaporkan berada di kedalaman sekitar 100 meter (328 kaki) di Danau Kurile, yang mencapai kedalaman hingga 316 meter (1.037 kaki) dengan luas 77 kilometer persegi (30 mil persegi).

(Baca juga: Taliban Rebut Bandara Afghanistan)

Helikopter yang diproduksi pada era Soviet 37 tahun lalu itu dioperasikan oleh Vityaz-Aero, sebuah maskapai swasta lokal. Direkturnya mengatakan baru-baru ini menjalani pemeliharaan dan dalam kondisi baik.

Mi-8 adalah helikopter bermesin dua yang dirancang pada 1960-an. Ini telah digunakan secara luas di Rusia, negara-negara bekas Soviet dan banyak negara lain.

Daerah di mana kecelakaan itu terjadi hanya dapat dicapai dengan helikopter dan kabut itu mempersulit upaya penyelamatan. Beberapa pekerja darurat lokal, termasuk tiga penyelam, sedang melakukan upaya penyelamatan.

Kamchatka, semenanjung yang merupakan rumah bagi banyak gunung berapi dikenal karena keindahannya dan margasatwa yang kaya. Cagar alam Kronotsky, yang memiliki satu-satunya cekungan air mancur panas di Rusia, merupakan daya tarik wisata utama di Kamchatka dan helikopter secara teratur membawa turis ke sana.

Perubahan cuaca yang cepat sering membuat penerbangan berisiko. Bulan lalu, sebuah pesawat penumpang An-26 jatuh di Kamchatka saat mendekati bandara dalam cuaca buruk, menewaskan semua 28 orang di dalamnya.

Laporan berita Rusia mengatakan Vityaz-Aero setengah dimiliki oleh Igor Redkin, seorang pengusaha jutawan yang merupakan anggota legislatif regional Kamchatka. Redkin ditempatkan di bawah tahanan rumah awal pekan ini setelah dia menembak dan membunuh seorang pria yang sedang mengobrak-abrik tempat sampah. Redkin mengatakan penembakan itu tidak disengaja setelah dia mengira korban adalah beruang.

Diperkirakan ada 20.000 beruang di Kamchatka, dan mereka kadang-kadang berkeliaran di pemukiman untuk mencari makanan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini