Kedubes AS di Kabul Desak Warganya Segera Tinggalkan Afghanistan

Agregasi VOA, · Jum'at 13 Agustus 2021 05:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 13 18 2454888 kedubes-as-di-kabul-desak-warganya-segera-tinggalkan-afghanistan-BaAhYraNvU.jpg Gerilyawan Taliban menguasai banyak wilayah di Afghanistan (Foto: File Photo)

WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) pada Kamis (12/8) mendesak warganya agar segera meninggalkan Afghanistan, sementara Taliban terus merangsek di negara itu, merebut satu kota strategis di dekat ibu kota Kabul. Dalam pemberitahuan di situsnya, Kedutaan Besar Amerika di Kabul mengatakan, warga Amerika harus “meninggalkan Afghanistan segera dengan penerbangan komersial yang tersedia.”

Kedubes menawarkan bantuan bagi warga yang tidak dapat segera pergi karena alasan keuangan atau alasan lainnya tetapi memperingatkan, “Mengingat kondisi keamanan dan berkurangnya staf, kemampuan Kedutaan untuk membantu warga Amerika di Afghanistan sangat terbatas, di Kabul sekalipun.”

Pada Kamis (12/8), Taliban merebut Ghazni, kota penting yang terletak sekitar 150 km barat daya Kabul, satu kota lagi yang direbut Taliban sejak Amerika mulai menarik pasukan dari negara itu pada Mei. Pasukan Amerika diperkirakan keluar akhir bulan ini.

(Baca juga: Taliban Rebut Bandara Afghanistan)

Ketua dewan provinsi Ghazni, Naseer Ahmad Faqiri, mengatakan pada Kamis bahwa mayoritas provinsi itu dikuasai Taliban.

Penarikan itu memaksa pemerintah Afghanistan memerangi Taliban tanpa dukungan pasukan Amerika.

(Baca juga: Taliban Berhasil Rebut 5 Provinsi di Afghanistan)

Pada 27 April lalu, Amerika memerintahkan pegawai pemerintah Amerika agar bekerja di luar kedutaan jika memungkinkan, mengingat peningkatan kekerasan di Kabul. Juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price mengatakan awal pekan ini status kedutaan tidak berubah tetapi menambahkan bahwa pemerintah Amerika setiap hari mengevaluasi ancaman seputar misi diplomatik di sana.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini