JAKARTA - Penasihat hukum Syahganda Nainggolan, Abdullah Alkatiri menyebut Pengadilan Negeri Depok telah memerintahkan pengeluaran tahanan terhadap kliennya yakni Syahganda Nainggolan. Pengeluaran tersebut juga ditekan melalui surat perintah pengeluaran tahanan.
"Dengan Surat Nomor W11.U21/3579/HK.01/VIII/2021, yang ditandatangani ketua pengadilan Syamsul Arif," kata Pengacara Syahganda, Abdullah Alkatiri dalam keterangan tertulis, Kamis (12/8/2021).
Baca Juga: Jaksa Banding atas Vonis 10 Bulan Syahganda Nainggolan
Menurutnya, surat tersebut juga ditujukan kepada Kepala Rutan Bareksrim Mabes Polri. Lebih lanjut surat tersebut juga melalui tembusan Mahkamah Agung, Ketua Majelis Haki Perkara dan Kejaksaan Negeri Depok.
"Namun,sejauh ini belum ada kejelasan pihak Rutan Bareskrim untuk mengeluarkan Syahganda Nainggolan. Apalagi, masa tahanan Syahganda telah berakhir tanggal 10/8/21," lanjutnya.
"Kami masih tetap bertahan di sini," pungkasnya.
Baca Juga: Anies Pasang Lampu Warna Bendera Palestina di 10 JPO: Sebagai Pesan Solidaritas
Diketahui, petinggi KAMI Syahganda Nainggolan divonis 10 bulan penjara atas kasus berita bohong soal Omnibus Law oleh PN Depok. Putusan hukuman yang dijatuhkan ini lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang menuntut enam tahun penjara. Syahganda didakwa melanggar Pasal 14 Ayat (1) atau Ayat (2) atau Pasal 15 Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.