Angin Puting Beliung Terjang Pemukiman Warga di Kutai Kartanegara, 11 Rumah Rusak

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 13 Agustus 2021 12:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 13 340 2455049 angin-puting-beliung-terjang-pemukiman-warga-di-kutai-kartanegara-11-rumah-rusak-3cz1GA8Izv.jpg Angin puting beliung terjang pemukiman warga di Kutai Kartanegara (Foto: BNPB)

JAKARTAAngin puting beliung menerjang Desa Tanjung Berukang di Kecamatan Sepatin, Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur pada Rabu (11/8) Pukul 22.00 WITA. Fenomena alam ini terjadi saat hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang mengakibatkan sejumlah pemukiman warga mengalami rusak, mulai dari rusak ringan hingga rusak berat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Kartanegara menginformasikan terdapat 11 rumah terdampak dengan rincian 4 rumah rusak berat dan 7 rumah rusak ringan. Sebanyak 8 KK dan 50 jiwa terdampak akibat fenomena angin puting beliung ini.

Merespons kejadian ini, BPBD telah mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan darurat, seperti evakuasi warga, kaji cepat dan melakukan koordinasi lintas instansi.

 (Baca juga: Hari Ini 4 Tahun Lalu, Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Bengkulu)

Paska kejadian BPBD memantau kondisi cuaca yang masih mendung dan berpotensi hujan. Selain itu, tim gabungan dan masyarakat setempat bergotong royong untuk melakukan pemotongan atau pembersihan pohon-pohon tumbang yang menghalangi ruas jalan.

Berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), menyebutkan wilayah Provinsi Kalimantan Timur masih berpotensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang hingga Minggu (15/8).

 (Baca juga: Pakai Gelar Palsu, Anggota DPRD Tanjungpinang Divonis Denda Rp5 Juta)

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca yang memicu terjadinya bahaya hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang. Masyarakat juga dapat memantau informasi prakiraaan cuaca melalui Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) serta memeriksa potensi bencana disekitar wilayah melalui InaRisk.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini