Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kemenkes Akan Evaluasi Harga Tes PCR dan Antigen

Carlos Roy Fajarta , Jurnalis-Sabtu, 14 Agustus 2021 |03:02 WIB
Kemenkes Akan Evaluasi Harga Tes PCR dan Antigen
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi (Foto: Ist)
A
A
A

JAKARTA - Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menyebutkan Kemenkes berencana akan mengevaluasi harga tes Covid-19 di Indonesia.

"Prinsipnya kita terbuka untuk evaluasi surat edaran penetapan harga ini," ujar Siti Nadia Tarmizi, Jumat (13/8/2021).

Baca Juga:  Bandung Uji Coba Ganjil Genap Besok, Ini Aturan Lengkapnya

Ia mengungkapkan harga tes Covid-19 di India bisa lebih terjangkau karena memiliki bahan baku. "Kalau di India merupakan produksi dalam negeri, di mana seluruh bahan bakunya dari India," jelas Siti Nadia Tarmizi.

Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman menyebutkan perihal harga tes Covid-19 sebenarnya hanya amat dibutuhkan kepada masyarakat dengan kategori tertentu yang membutuhkan sebagai syarat perjalanan dan sejenisnya.

"Biasanya yang membuat mahal itu pajak, biaya administrasi, jasa, bea masuk, biaya distribusi, tidak ada subsidi dan lain sebagainya. Tapi di luar itu harganya sekitar 5,5 dollar atau Rp70-80 ribu. Seharusnya kalau mekanisme 3T secara komprehensif, bisa dibuatkan harga yang lebih terjangkau. Kalau di negara lain bisa kenapa kita tidak bisa," kata Dicky Budiman.

Ia menyarankan agar masyarakat lebih fleksibel menggunakan rapid test Antigen Covid-19 yang terbaru dengan harga murah dan tingkat keakuratan tinggi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement