Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

407 Anak di Semarang Kehilangan Orangtua Akibat Covid-19

Antara , Jurnalis-Sabtu, 14 Agustus 2021 |01:30 WIB
407 Anak di Semarang Kehilangan Orangtua Akibat Covid-19
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Foto: Antara)
A
A
A

SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang mencatat 407 anak di Ibu Kota Jawa Tengah ini kehilangan orangtuanya yang meninggal dunia akibat Covid-19.

"Dari data yang diverifikasi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak ada 407 anak yang kehilangan orangtuanya akibat Covid," kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dalam siaran pers di Semarang, Jumat (13/8/2021).

Baca Juga:  Bandung Uji Coba Ganjil Genap Besok, Ini Aturan Lengkapnya

Berdasarkan data tersebut, kata dia, pemerintah kota selanjutnya bergerak untuk memberikan pendampingan dan bantuan. Politikus PDIP tersebut berkomitmen untuk menuntaskan pendidikan setiap anak yang kehilangan orangtua akibat pandemi ini.

"Jangkauan perjalanan hidup anak-anak ini masih panjang, sehingga dibutuhkan dukungan dari dunia pendidikan," katanya.

Bagi anak yang saat ini menempuh pendidikan di sekolah swasta, wali kota yang akrab disapa Hendi ini akan mengupayakan agar bisa dipindahkan ke sekolah negeri.

Meski demikian, lanjut dia, jika anak-anak tersebut tetap nyaman bersekolah di sekolah swasta, maka akan diupayakan untuk memperoleh beasiswa dari dinas pendidikan.

Baca Juga:  BNPB Bagikan 60 Ribu Masker di Berbagai Pusat Aktifitas Jakarta

Ia menambahkan dalam mengupayakan bantuan pendidikan bagi anak yang kehilangan orangtuanya tersebut, pemerintah kota juga menggandeng dunia usaha.

Ia menyebut pata pengusaha siap memberi bantuan untuk mendukung separuh dari anak-anak yang sedang bermasalah tersebut. "Konsep gotong-royong ini merupakan upaya untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi saat pandemi ini," katanya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement