"Mereka sangat kagum melihat kita menjalankan Islam secara baik, tidak perlu konservatif. Dia mengunjungi pesantren-pesantren, ya salah satu tujuannya ialah merubah cara berpikir mereka untuk terbuka," jelasnya.
Sekadar informasi, JK memang dikenal aktif dalam upaya damai Afghanistan. Ketika masih menjabat sebagai Wapres di periode 2014-2019, JK beberapa kali terlibat langsung dalam perundingan damai tersebut.
Bahkan, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani secara terbuka meminta Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla menjadi mediator perundingan pihaknya dengan kelompok Taliban. Ashraf pernah menyebut bahwasanya dia optimistis Wakil Presiden Indonesia ke-10 dan 12 itu dapat membantu mengakhiri konflik berkepanjangan yang terjadi di negaranya.
(Widi Agustian)