Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Puluhan Mapala Terjebak di Gunung Amonggedo Usai Kibarkan Merah Putih

Antara , Jurnalis-Selasa, 17 Agustus 2021 |23:00 WIB
Puluhan Mapala Terjebak di Gunung Amonggedo Usai Kibarkan Merah Putih
Ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

KONAWE - Puluhan mahasiswa pecinta alam (mapala) terjebak di Gunung Amonggedo, Desa Ulu Benua, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) saat hendak ingin balik usai melakukan pengibaran Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke-76 Republik Indonesia.

Kepala Basarnas Kendari Aris Sofingi mengatakan pihaknya mendapat laporan kejadian itu dari seorang staf BPBD setempat bernama Abel.

"Pada pukul 20.00 WITA kami menerima informasi dari Bapak Abel staf BPBD Konawe yang melaporkan telah terjadi kondisi membahayakan manusia (KMM) yakni mahasiswa pencinta alam terjebak di Gunung Amonggedo setelah melaksanakan pengibaran bendera di gunung tersebut," katanya, Selasa (17/8/2021).

Baca juga: Mahasiswi IAIN Korban Pelecehan Aktivis Mapala Diduga Lebih dari Satu

Ia menyampaikan, korban yang terjebak diperkirakan sebanyak 30 orang. Pihaknya mengaku akan melakukan evakuasi mengingat kondisi hujan serta logistik yang telah habis.

Berdasarkan laporan tersebut, pada pukul 20.15 WITA tim penyelamat Kantor Pencarian dan Pertolongan(KPP) Kendari diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk memberikan bantuan SAR.

"Jarak tempuh sekitar 56 km, cuaca hujan," kata dia.

Baca juga: 3 Mahasiswa Unsika yang Tewas Sedang Mengikuti Susur Goa

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement