JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sidang tahunan MPR telah menyampaikan tak akan toleransi terhadap siapa pun yang mempermainkan misi kemanusiaan dan kebangsaan. Maksudnya, adalah terkait dengan seluruh kebijakan pemerintah baik terkait dengan aspek kesehatan maupun menjaga daya tahan ekonomi masyarakat.
"Dalam melakukan misi ini, pemerintah melakukan banyak sekali perubahan, baik terkait regulasi maupun birokrasi," kata Tenaga Ahli Utama Kedeputian V Kantor Staf Presiden (KSP) Rumadi Ahmad dalam pers rilisnya, Rabu (18/8/2021).
Baca Juga: Masuk Mal dan Pusat Perbelanjaan di Kabupaten Bogor Wajib Tunjukkan Sertifikat Vaksin
Sebagaimana arahan Presiden Jokowi, Rumadi mengatakan, pemerintah tidak pernah ragu untuk mengambil tindakan terhadap siapa pun yang mengganggu misi ini. Apalagi, dengan membuat berita bohong yang mengadu domba.
“Atau melakukan korupsi terhadap bantuan sosial yang dipergunakan untuk melindungi masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19,” ungkapnya.
Sebelumnya, Presiden Jokowi dalam sidang tahun pemerintah akan menjamin ketersediaan dan keterjangkauan harga obat. Jokowi menegaskan tidak akan mentolerir pihak manapun yang mempermainkan ketersediaan dan harga obat.
“Dan tidak ada toleransi sedikitpun terhadap siapa pun yang mempermainkan misi kemanusiaan dan kebangsaan ini,” pungkasnya.
Baca Juga: Harga Tes PCR Turun, Anies Bakal Sidak ke Lapangan
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.