Pasalnya, kata Nadia, per tanggal 18 Agustus bahwa dari 500.000 sekuensing yang dilakukan tercacat 80% adalah dari varian Delta. “Per tanggal 18 Agustus sudah lebih dari 500 ribu sekuensing dilakukan dengan 80% hasil adalah varian Delta,” katanya.
Ia pun meminta agar provinsi-provinsi tersebut meningkatkan upaya testing, tracing dan laporkan kasus-kasus yang masuk kriteria untuk dilakukan pemeriksaan sekuensing ke laboratorium rujukan sequencing yang telah ditunjuk.
Baca juga: Ini 10 Provinsi dengan Kasus Varian Delta Cukup Tinggi
“Sekali lagi upaya pengendalian dan vaksinasi yang kita lakukan saat ini masih terbukti efektif untuk mencegah penularan dan mencegah keparahan serta kematian akibat infeksi varian Delta ini,” paparnya.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.