Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Kompol Achmad Akbar mengaku prihatin atas aksi tawuran antar kelompok yang diawali dengan saling ejek di media sosial Instagram itu. Sebabnya, Instagram yang seharusnya dimanfaatkan sebagai media komunikasi malah dijadikan ladang untuk mengajak tawuran.
"Memang itu yang cukup memprihatinkan. Instagram digunakan untuk media berkomunikasi tetapi dalam konteks negatif, saling ejek, saling tantang sehingga terjadinya peristiwa tawuran," tuturnya.
Baca Juga: 4 Pelaku Tawuran di Daan Mogot Ditangkap, Termasuk 2 Anak di Bawah Umur
Dia menambahkan, dari hasil pemeriksaan tes urine, belasan pelaku itu tidak terpengaruh minuman keras saat melakukan aksi tawurannya. Polisi bakal menindak para pelaku tawuran lainnya yang telah meresahkan warga.
"Sejauh ini pemeriksaan itu tidak tepengaruh itu (Alkohol). Sesuai keterangan mereka baru pertama," katanya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.