Koki Ini Tewas Digigit Ular 20 Menit Usai Potong Kepalanya

Susi Susanti, Okezone · Rabu 25 Agustus 2021 12:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 25 18 2460826 koki-ini-tewas-digigit-ular-20-menit-usai-potong-kepalanya-ioANVsIHti.jpg Ular kobra (Foto: Grand Prairie police)

CHINA - Sup yang dibuat dengan daging ular kobra yang mematikan dianggap sebagai makanan lezat yang langka di China Selatan – tetapi menyiapkannya ternyata merupakan langkah fatal bagi seorang koki.

Peng Fan, dari Foshan, bangga memiliki ular itu di menunya dan sedang menyiapkan hidangan untuk pengunjung ketika sebuah tragedi yang tidak biasa terjadi.

Setelah memenggal Indochina Spitting Cobra, dia menghabiskan 20 menit membuat sup, lalu mulai merapikan dapur. Dia mengambil kepala untuk dibuang ke tempat sampah ketika tiba-tiba kepala itu menggigitnya.

Racun kobra sangat berbisa dan mematikan. Ini mengandung neurotoksin yang dapat membunuh dalam waktu 30 menit, melumpuhkan korban dan mencekik mereka sampai mati. Anti bisa ular tersedia tetapi harus diambil dengan cepat.

(Baca juga: Taliban Tidak Izinkan Warga Tinggalkan Afghanistan, Peringatkan AS Patuhi Tenggat Waktu Evakuasi)

“Kami sedang berada di restoran untuk makan untuk ulang tahun istri saya ketika tiba-tiba ada banyak keributan,” terang seorang tamu restoran Lin Sun, 44.

"Kami tidak tahu apa yang terjadi tetapi bisa mendengar teriakan datang dari dapur,” jelasnya.

"Ada panggilan untuk dokter di restoran tetapi sayangnya pada saat bantuan medis tiba, pria itu sudah meninggal,” lanjutnya.

"Setelah kami mendengar hal itu, kami tidak melanjutkan makan,” tambahnya.

(Baca juga: Peneliti Ungkap Misteri Kutukan Mumi Mesir Kuno, Ini Faktanya)

Seorang juru bicara polisi mengatakan insiden itu terjadi pada 2014. "Ini adalah kasus yang sangat tidak biasa tetapi tampaknya hanya kecelakaan. Tuan Fan memiliki reaksi yang sangat parah terhadap gigitan itu,” terangnya.

"Tidak ada yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan pria itu. Hanya anti-racun yang bisa membantu tetapi ini tidak diberikan tepat waktu,” ungkapnya..

"Dia menyiapkan ular itu sendiri dan hanya sial. Itu hanya kecelakaan yang tragis,” ujarnya.

Para ahli mengatakan ular dan reptil lainnya masih dapat melakukan gerakan reaktif hingga satu jam setelah dibunuh.

"Sangat mungkin kepala itu tetap hidup dan menggigit tangan Peng. Pada saat seekor ular kehilangan kepalanya, ular itu mati secara efektif karena fungsi dasar tubuh telah berhenti, tetapi masih ada beberapa tindakan refleksif. Itu berarti ular telah kemampuan menggigit dan menyuntikkan racun bahkan setelah kepalanya dipenggal,” terang salah satu ahli.

Di beberapa negara diyakini memakan daging ular memiliki manfaat kesehatan mistis, yang menyebabkan beberapa spesies yang diburu hampir punah.

‘Kobra meludah’ tidak suka menggigit korbannya. Seperti namanya, mereka lebih suka menyerang dari jarak jauh.

Kobra semacam itu dapat meludahkan racunnya hingga setinggi sembilan kaki (2,7 meter) dan para ilmuwan telah membuktikan bahwa mereka selalu mengincar mata.

Selama bertahun-tahun diyakini bahwa ini adalah kisah seorang istri tua, tetapi para ilmuwan Jerman telah membuktikan bahwa ular-ular itu hanya cenderung meludahi wajah yang bergerak, dan tidak bereaksi terhadap tangan yang dilambaikan di depan mereka, atau foto. Ketika racun masuk ke mata dapat menyebabkan kebutaan.

Dan ular-ular itu adalah penembak jitu sejati. Dalam percobaan, kobra berleher hitam meludah mengenai setidaknya satu mata delapan dari sepuluh kali, sementara kobra Mozambik mengenai target mereka setiap saat.

Dalam tabel liga ular mematikan, ular bersisik gergaji menduduki peringkat sebagai pembunuh manusia terbesar di dunia. Sementara yang lain memiliki racun yang lebih kuat, ular itu umum di Afrika dan menggigit dengan cepat saat terancam.

Ular yang paling beracun adalah Australian Inland Taipan yang bisa menyebabkan kelumpuhan dan kematian dalam waktu 30 menit.

Tetapi orang Inggris yang menderita Ophidiophobia - ketakutan yang berlebihan terhadap ular - relatif aman di pantai ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini