Gunakan Lem Super Sebagai Alat Kontrasepsi, Salman Tewas Setelah Berhubungan Seksual

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 27 Agustus 2021 18:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 27 18 2462273 gunakan-lem-super-sebagai-alat-kontrasepsi-salman-tewas-setelah-berhubungan-seksual-HzMbc6CA83.jpg Ilustrasi.

AHMEDABAD – Seorang pria meninggal setelah menggunakan lem super kuat sebagai alat kontrasepsi saat berhubungan seksual, demikian dilaporkan media.

Salman Mirza, (25 tahun) adalahs seorang pengguna narkotika yang menghirup lem untuk menaikkan gairah sebelum berhubungan seksual. Namun, dia dan pasangannya kemudian memikirkan ide gila, melumasi penisnya dengan perekat resin epoksi super kuat dan menggunakannya sebagai alat kontrasepsi selama sesi hubungan seksual di sebuah hotel di Kota Ahmedabad, Negara Bagian Gujarat, India.

BACA JUGA: Lumuri Mr.P dengan Kokain, Seorang Dokter Sebabkan Kekasihnya Tewas 

Dalam waktu sehari setelah check-in, Salman ditemukan terbaring tak sadarkan diri di semak-semak di depan hotel. Dia dilarikan ke rumah sakit, tetapi meninggal tak lama setelahnya.

Menurut keterangan petugas yang dilansir Times of India, Salman dan pasangannya memutuskan untuk berhubungan seks setelah mengonsumsi narkoba.

"Karena mereka tidak memiliki kontrasepsi, mereka memutuskan untuk mengoleskan perekat pada bagian pribadinya untuk memastikan bahwa dia tidak hamil," lapor surat kabar itu sebagaimana dilansir Mirror.

BACA JUGA: Seorang Wanita Teteskan Lem Super yang Dikira Obat Mata

Salman membawa lem tersebut karena pasangan itu sering menghirup benda itu untuk bisa 'tinggi', kata seorang perwira senior dan teman-teman almarhum.

Sejak kematiannya, keluarga Salman mengklaim bahwa mantan pasangannya yang mengoleskan lem ke alat kelamin pemuda itu. Mereka telah mengajukan pengaduan ke polisi yang menuduh pasangannya melakukan pembunuhan.

Polisi mengatakan sampel telah dikirim untuk pemeriksaan forensik untuk mengetahui apakah hal itu yang sebenarnya terjadi. Otopsi juga sedang dilakukan untuk menyelidiki kematian pemuda itu.

Penyebab resmi kematian pria berusia 25 tahun itu adalah karena "kegagalan beberapa organ", kata polisi.

Salman adalah satu-satunya pencari nafkah keluarga, yang terdiri dari orang tua dan dua saudara perempuannya yang sudah lanjut usia.

Insiden ini terjadi pada Juni, namun penyelidikan terkait kasus tersebut, yang baru diumumkan sekaranh, sedang berlangsung.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini