Share

Tahanan Disiksa, Dipukuli, hingga Squat Jump 1000 Kali karena Mendengkur

Susi Susanti, Okezone · Sabtu 28 Agustus 2021 12:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 28 18 2462515 tahanan-disiksa-dipukuli-hingga-squat-jump-1000-kali-karena-mendengkur-U61WvupXsf.jpg Ilustrasi tahanan (Foto: dapd)

PYONGYANG โ€“ Laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengungkapkan Korea Utara menyiksa para tahanannya dengan cara dipukul, penuh dengan tekanan, dan kerja paksa.

Laporan yang mengkhawatirkan, yang akan dipresentasikan pada sidang umum PBB pada September mendatang ini telah mempelajari laporan langsung dan laporan intelijen untuk melihat apakah ada pelanggaran hak asasi manusia di negara tersebut.

Laporan tersebut mencakup periode antara Agustus 2020 hingga Juli 2021, serta menampilkan akun yang dilaporkan dari 2010 hingga 2019.

Korea Utara dilaporkan telah didekati untuk bekerja dengan PBB mengenai laporan tersebut, tetapi Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia mengatakan mereka belum menerima jawaban.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antรณnio Guterres, yang menyusun dokumen tersebut, mengatakan bahwa perlakuan Korea Utara terhadap tahanan dapat merupakan penyiksaan atau bentuk lain dari perlakuan kejam, tidak manusiawi atau merendahkan martabat.

(Baca juga: Kisah Walikota Wanita Afghanistan Kabur dari Taliban: "Saya Sembunyi di Bawah Kursi Mobil")

MailOnline melaporkan dalam satu akun yang ditampilkan dalam laporan oleh mantan tahanan mengklaim bahwa penjaga memukulinya dengan kursi, tongkat, dan ikat pinggang kulit.

"Beberapa tahanan diminta untuk meletakkan kepala mereka di jeruji [sel] dan para penjaga akan memukuli kami dengan pentungan ... kami seperti meninju mereka,โ€ terang laporan itu.

Laporan lain mengklaim bahwa teman satu selnya dipaksa untuk melakukan squat sebanyak 1.000 kali setelah salah satu tertangkap mendengkur dalam tidur mereka, yang menyebabkan tahanan lanjut usia pingsan karena kelelahan.

Seorang mantan narapidana mengatakan bahwa petugas keamanan memanfaatkan posisi stres.

"Dalam posisi tetap, Anda harus berlutut dengan sisa tubuh Anda dari tanah, dengan tangan terulur ke depan; Anda harus tetap seperti itu selama berjam-jam. Jika Anda bergerak, mereka membuat Anda menjulurkan tangan dan memukul mereka dengan tongkat,โ€ bunyi laporan itu.

(Baca juga: PBB Minta Korut Klarifikasi Dugaan Perintah Tembak di Tempat)

โ€œKulit di wajah saya robek, dagu saya terkilir dan empat gigi saya copot,โ€ tulis salah satu tahanan yang mengaku dirinya dipukul dengan kayu bakar.

Laporan PBB juga menyatakan bahwa makanan yang diberikan kepada para tahanan berkualitas rendah dan tidak memadai.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini