Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Stafsus Presiden Angkie Yudistia Dorong Percepatan Vaksinasi Khusus Disabilitas

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Rabu, 01 September 2021 |16:20 WIB
Stafsus Presiden Angkie Yudistia Dorong Percepatan Vaksinasi Khusus Disabilitas
foto: ist
A
A
A

BANTEN - Staf Khusus Presiden RI Bidang Sosial, Angkie Yudistia menemui Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy di di Kantor Wagub Banten, Rabu (1/3/2021).

(Baca juga: Viral! Kades Ini Miliki Rumah Mewah bak Miliader di Hutan Belantara)

Dalam pertemuan itu, keduanya membahas startegi baru agar pemberian vaksinasi Covid-19 untuk penyandang disabilitas dapat mencapai target.

Andika mengatakan, sejak mendapatkan arahan dari pemerintah pusat terkait pemberian vaksinasi Covid-19 untuk penyandang disabilitas, Pemprov Banten langsung bergerak cepat melakukan pemetaan jumlah disabilitas di daerahnya. Saat ini jumlah penyandang disabilitas di Banten ada 27.000 jiwa, dan yang sudah mendapatkan vaksinasi Sinopharm sebanyak 8.910 penyandang disabilitas.

(Baca juga: Pembunuhan Ibu dan Anak, Yosef dan Istri Mudanya Akan Buka-bukaan)

"Pertama, sejak awal ada arahan dari pemerintah pusat, kita langsung bergerak cepat, dan yang utama kita lakukan adalah pendataan penyandang disabilitas karena datanya dari dinas sosial. Dari data itu kita langsung ajukan ke pemerintah pusat jumlah disabilitas di Banten sebanyak 27.000, tapi kita mendapat 18 ribu lebih, nah sekarang kita sedang mengatur alokasinya biar mencukupi," ujar Andika, usai menerima Staf Khusus Presiden RI, Angkie Yudistia, Rabu (1/9/2021).

Pemprov Banten menargetkan pemberian dosis pertama vaksinasi Covid-19 khusus disabilitas dapat selesai pada 8 September mendatang. Namun, Andika mengakui ada beberapa kendala yang dihadapi oleh pihaknya dalam melakukan vaksinasi khusus disabilitas ini, yaitu minimnya literasi pemahaman tentang disabilitas dan cara penanganan vaksinasi untuk disabilitas. Meski begitu, pihaknya tetap berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai target yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Menurutnya, sejumlah strategi dilakukan oleh Pemprov Banten untuk percepatan vaksinasi Covid-19 khusus disabilitas ini, diantaranya membuat sentra-sentra vaksinasi Covid-19, membuka sentra vaksinasi di sekolah berkebutuhan khusus dan membuka vaksinasi di panti sosial dengan targetnya yaitu orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ. Andika juga mengaku sangat terbantu dengan dukungan dari Staf Khusus Presiden RI, Angkie Yudistia, karena penyandang disabilitas yang tidak memiliki nomor induk kependudukan atau N-I-K tetap mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Sementara itu, Staf Khusus Presiden RI, Angkie Yudistia mengapresiasi Pemerintah Provinsi Banten yang telah memaksimalkan serapan vaksinasi untuk penyandang disabilitas. Pelaksanaan vaksinasi yang menggunakan vaksin jenis Sinopharm ini dilakukan di enam Provinsi, yaitu Provinsi Banten, Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Yogyakarta dan Provinsi Bali.

Dia menjelaskan, vaksin yang diberikan kepada disabilitas ini merupakan vaksin hibah jenis Sinopharm dari Raja Uni Emirat Arab untuk Presiden Joko Widodo sebanyak 450.000 dosis vaksin, atas amanah Bapak Presiden vaksin tersebut diberikan kepada 225.000 penyandang disabilitas.

Saat ini, sebanyak 18.166 penyandang disabilitas di wilayah Banten ditargetkan bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19, sedangkan penyandang disabilitas yang baru berhasil divaksin sebanyak 4.985. Angkie berharap capaian tersebut bisa ditingkatkan lagi agar kekebalan komunal dapat terbentuk di di kalangan teman-teman penyandang disabilitas di Provinsi Banten.

"Saya mengapresiasi upaya dan langkah-langkah yang sudah diambil oleh Pemprov Banten dalam upaya percepatan vaksinasi Covid-19 ini. Memang harus kita akui serapan vaksinasi ini belum mencapai 50 persen tapi melihat langkah yang diambil oleh Pemprov Banten, saya berharap serapan nya bisa terus bertambah, agar terbentuk kekebalan komunal di kalangan penyandang disabilitas ," ujar Angkie.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement