Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pria Asal Inggris Mengaku Bersalah Bantu ISIS Penggal Sandera Warga AS

Rahman Asmardika , Jurnalis-Jum'at, 03 September 2021 |16:09 WIB
Pria Asal Inggris Mengaku Bersalah Bantu ISIS Penggal Sandera Warga AS
Alexanda Kotey. (Foto: Reuters)
A
A
A

WASHINGTON - Seorang pria kelahiran Inggris yang merupakan anggota tim militan Negara Islam (IS), dahulu ISIS, di Suriah pada Kamis (2/9/2021) mengaku bersalah telah membantu memenggal seorang sandera warga Amerika Serikat (AS). Alexanda Kotey, yang dikenal dengan julukan “The Beatles” mengaku bersalah atas delapan dakwaan kriminal AS termasuk penyanderaan mematikan. dan konspirasi untuk mendukung teroris.

Kotey yang lahir di London adalah salah satu dari dua anggota ISIS yang ditahan di Irak oleh militer AS sebelum diterbangkan ke Amerika Serikat untuk diadili atas tuduhan terorisme.

BACA JUGA: Kecam ISIS-K, Taliban: Tak Ada Pembenaran Membunuh Orang Tak Bersalah Atas Nama Islam

Muncul di hadapan Hakim Distrik AS T.S. Ellis pada sidang di Alexandria, Virginia, Kotey mengaku bersalah atas pembunuhan jurnalis AS James Foley dan Steven Sotloff serta pekerja bantuan Kayla Mueller dan Peter Kassig.

Tuduhan itu mengandung kemungkinan hukuman mati, tetapi otoritas AS telah memberi tahu pejabat Inggris bahwa jaksa Amerika tidak akan menuntut hukuman mati terhadap Kotey.

BACA JUGA: Inggris Cabut Kewarganegaraan Remaja yang Bergabung dengan ISIS di Suriah

Ellis mengatakan bahwa di bawah pengaturan sementara antara otoritas AS dan Inggris, Kotey dapat dipindahkan ke Inggris setelah 15 tahun penjara.

Departemen Kehakiman mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mengingat bahwa Kotey setuju untuk hukuman penjara seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat, jika hukuman yang dia jalani di Inggris kurang dari seumur hidup karena alasan apa pun, Kotey setuju "untuk dipindahkan kembali ke Amerika Serikat untuk menjalani sisa hukumannya."

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement