JAKARTA - Mpu Gandring, seorang pengrajin keris di zaman dahulu kala. Banyak petinggi-petinggi kerajaan memesan khusus untuk pembuatan keris dengan kualitas dan kesaktiannya.
Berikut beberapa fakta yang dirangkum terkait kemashuran Mpu Gandring membuat keris sakit hingga dibunuh oleh Ken Arok dengan keris buatannya sendiri:
1. Banyak Pejabat dan Ksatria yang Memesan Keris Sakti
Mpu Gandring insinyur pembuat keris yang termasyhur di masanya. Dikisahkan dalam buku "Hitam Putih Ken Arok dari Kejayaan hingga Keruntuhan" karya Muhammad Syamsuddin, menyebut bahwa Mpu Gandring berasal dari Desa Lulambang atau Palumbangan, Kecamatan Dooko, Kabupaten Blitar.
Baca juga: Mpu Gandring, Pembuat 'Keris Sakti' Langganan Petinggi Kerajaan di Jawa Timur
Mpu Gandring adalah seorang pembuat senjata termashyur kala itu. Ia berdomisili di Lulumbang atau Palumbangan, atau yang berada di sebelah utara Kota Wlingi, Blitar. Di tempat inilah, konon Gandring banyak membuat senjata yang dipesan oleh banyak pejabat atau kaum ksatria, yang berkuasa di Jawa Timur.
2. Ken Arok Pesan Keris Sakti untuk Bunuh Raja Tunggul Ametung
Dikisahkan dalam kitab Pararaton, Ken Arok kala itu tengah mencari orang yang dapat membuatkannya senjata termutakhir yang dapat menumbangkan Tunggul Ametung. Saat itu Ken Arok yang masih menjadi pengawal pribadi Tunggul Ametung, dikenalkan oleh ayah angkatnya Bango Samparan kepada Mpu Gandring.
Baca juga: Tewasnya Anusapati di Tangan Anak Ken Arok saat Main Sabung Ayam
Bango Samparan yang tinggal di Karuman akhirnya membawa Arok ke kediaman Mpu Gandring di Blitar. Ken Arok pun langsung mengutarakan keinginannya untuk bisa memiliki keris yang sakti mandraguna, yang bisa membunuh Tunggul Ametung dalam sekali tusuk.
Setelah pembicaraan dan tawar menawar akhirnya ditemukan kesepakatan. Mpu Gandring akhirnya siap menerima permintaan Ken Arok membuatkan keris untuknya dan meminta waktu satu tahun kepada Ken Arok.