Kasus Covid-19 Turun, Ridwan Kamil Sebut Ada Indikasi Euforia Masyarakat

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Jum'at 03 September 2021 21:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 03 525 2465912 kasus-covid-19-turun-ridwan-kamil-sebut-ada-indikasi-euforia-masyarakat-tdKGtgD5Op.jpg Ganjil genap di gerbang tol Bandung. (Foto: Agung Bakti)

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan, ada indikasi euforia masyarakat seiring menurunnya tingkat kedaruratan Covid-19 di Jabar.

Ridwan Kamil memaparkan, berdasarkan data secara umum, tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit rujukan Covid-19 di Jabar kini berada di angka 15 persen. Kemudian, kasus aktif sudah di angka 16.000. 

Kondisi tersebut menurutnya membuat Jabar kini tidak lagi berada peringkat atas provinsi dengan kasus Covid-19 terbanyak di Pulau Jawa. 

Bahkan, lanjut Ridwan Kamil, tingkat risiko penularan Covid-19 di kabupaten/kota umumnya kini sudah berada di level 3 atau sedang. Bahkan, sejumlah kabupaten/kota sudah masuk kategori level 2 atau dengan tingkat risiko penularan Covid-19 rendah. 

"Hal ini (seharusnya) jangan sampai menurunkan kewaspadaan terhadap Covid-19," tegas Ridwan Kamil dalam konferensi pers virtual, Jumat (3/9/2021). 

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu menyatakan, melihat kondisi dan situasi di lapangan, pihaknya menemukan indikasi euforia masyarakat, seperti meningkatnya mobilitas masyarakat di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor dan sejumlah titik di Kota Bandung.

Baca juga: Ridwan Kamil Gagas Pembangunan Monumen Perjuangan Covid-19 di Jabar

"Jadi memang terindikasi ada euforia. Antisipasinya kita lakukan ganjil genap dimulai hari ini sampai hari Minggu. Akan ada razia juga untuk restoran dan kafe yang tidak memenuhi pembatasan kuota," tegasnya. 

"Pada dasarnya kegiatan publik sudah mulai dibuka dengan kehati-hatian. Semangatnya adalah bagaimana kegiatan ekonomi, sosial, budaya, termasuk pendidikan dibuka proporsional dengan pembatasan," tandasnya

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini