Mantan Komisaris UE Dituduh Suap Terkait Skandal Tembakau Sebesar Rp1 Triliun

Susi Susanti, Okezone · Selasa 07 September 2021 09:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 07 18 2467276 mantan-komisaris-uni-eropa-dituduh-suap-terkait-skandal-tembakau-sebesar-rp1-triliun-FjNJ4ORsHV.jpg Ilustrasi suap (Foto: NY Criminal Defense)

UNI EROPA - Mantan Komisaris Uni Eropa (UE) John Dalli akan menghadapi dakwaan atas upaya ajudannya untuk membatalkan larangan snus, suatu bentuk tembakau tanpa asap, dalam suap senilai 60 juta euro (Rp1 triliun) yang mendorong pejabat tersebut mengundurkan diri.

Pada Senin (6/9), Times of Malta mengumumkan bahwa Dalli, yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Eropa untuk Kesehatan, akan muncul di pengadilan pada 17 September mendatang atas tuduhan  keterlibatannya dalam skandal suap jutaan euro dengan perusahaan tembakau Swedia.

Tuduhan suap yang dipermasalahkan terkait dengan ajudan Dalli, Silvio Zammit, yang diduga mencoba mendapatkan suap 60 juta euro (Rp1 triliun) dari Pertandingan Swedia untuk membalikkan larangan snus Uni Eropa pada 2012. Penjualan snus telah dilarang di Uni Eropa sejak tahun 1992, kecuali di Swedia.

(Baca juga: Polisi Tangkap Pria yang Mencuri 700 Bra dan Celana Dalam)

Kantor Anti-Penipuan Brussel, yang dikenal dengan singkatan OLAF, kemudian diminta untuk menyelidiki tuduhan tersebut. Hasil penyelidikan selama lima bulan menemukan sejumlah bukti tidak ambigu dan konvergen yang dikumpulkan selama penyelidikan yang menunjukkan bahwa Dalli mengetahui upaya penyuapan, namun tidak menghentikannya, memaksanya untuk mengundurkan diri.

Namun, mantan pejabat itu masih mengklaim tidak bersalah. Baru-baru ini dia mengecam tuduhan itu hanya sebagai bagian dari "kampanye" terhadapnya, dan itu adalah "penipuan".

(Baca juga: NATO Desak China Batasi Penyebaran Senjata Nuklir)

Dalli telah mengajukan banding pada beberapa kesempatan untuk ganti rugi dari Pengadilan Uni Eropa atas pengunduran dirinya pada 2012. Pada Februari 2021, pengadilan menolak klaimnya sebesar 1 juta euro untuk dugaan perilaku melanggar hukum Komisi Eropa.

Sebelumnya, Zammit didakwa pada Desember 2012 dengan suap dan perdagangan pengaruh di Malta sehubungan dengan peristiwa tersebut. Sementara itu, pada Juni 2013, komisaris polisi Malta menyatakan bahwa negara tersebut tidak memiliki cukup bukti untuk memulai proses pidana terhadap mantan Komisaris Kesehatan UE tersebut.

(sst)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini