Share

Viral Video Gadis Kecil Diarak Telanjang, Ritual Minta Hujan India Jadi Sorotan

Vanessa Nathania, Okezone · Selasa 07 September 2021 17:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 07 18 2467623 viral-video-gadis-kecil-diarak-telanjang-ritual-minta-hujan-india-jadi-sorotan-GgwU9lA8Vy.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

BHOPAL – Enam gadis kecil ditelanjangi dan diarak tanpa busana sebagai bagian dari ritual untuk memanggil hujan di sebuah desa di India tengah menarik sorotan setelah videonya viral di media sosial.

Peristiwa itu berlangsung di sebuah desa yang mengalami kekeringan di wilayah Bundelkhand, Negara Bagian Madya Pradesh, India.

BACA JUGA: Virus yang Ditularkan Kelelawar Tewaskan Bocah 12 Tahun, 20 Orang Ditempatkan dalam Pengawasan 

Diwartakan BBC, video yang viral memperlihatkan gadis-gadis kecil berjalan tanpa busana membawa tongkat kayu dengan katak yang terikat, di pundak mereka. Penduduk setempat percaya ritual itu, akan menyenangkan Dewa sehingga menurunkan hujan ke wilayah tersebut.

Komisi Nasional India untuk Perlindungan Hak-Hak Anak telah berusaha melaporkan Pemerintah Distrik Damoh, dimana desa itu berada.

Namun, Polisi Madya Pradesh mengatakan mereka belum menerima keluhan resmi terhadap ritual tersebut. Pihak kepolisian menambahkan bahwa mereka telah melakukan penyelidikan untuk mengetahui apakah ada tindakan pelanggaran dalam acara tersebut.

"Tindakan akan diambil jika kita menemukan gadis-gadis itu dipaksa untuk berjalan telanjang," kata Superintendent Kepolisian Damoh, Inspektur Polisi Dr Teniwar kepada Press Trust of India.

BACA JUGA: 'Demam Misterius' Membunuh Puluhan Anak di India dalam Seminggu

Video itu juga menunjukkan terdapat beberapa dari mereka yang masih muda, bahkan baru berusia lima tahun, ikut berjalan bersama dalam prosesi, dengan diikuti oleh sekelompok wanita yang menyanyikan puji-pujian.

Prosesi berhenti di setiap rumah di desa dan anak-anak mengumpulkan bahan makanan, yang kemudian disumbangkan ke dapur komunitas kuil setempat.

"Kami percaya bahwa ini akan membawa hujan," kata seorang wanita yang ikut dala prosesi itu sebagaimana dikutip PTI.

Pejabat Distrik Damoh S Krishna Chaitanya mengatakan, orang tua gadis-gadis yang diarak telah menyetujui ritual tersebut, bahkan telah ikut berpartisipasi dalam hal itu.

"Dalam kasus seperti itu, pemerintah hanya dapat membuat penduduk desa sadar tentang kesia-siaan dari takhayul seperti itu dan membuat mereka mengerti bahwa praktik-praktik semacam itu tidak menghasilkan hasil yang diinginkan," tambahnya.

Pertanian India sangat tergantung pada hujan dan di banyak daerah, ada ritual yang dikhususkan untuk Dewa Hujan, tergantung pada kebiasaan dan tradisi setempat.

Beberapa komunitas menggelar "yagna" (ritual api Hindu), yang lain menikahi katak atau keledai, atau melakukan prosesi menyanyikan lagu-lagu untuk memuji para Dewa Hujan.

Pihak yang sinis mengatakan, ritual hanya mengalihkan perhatian orang-orang biasa dari kesulitan, tetapi para ahli budaya mengatakan praktik itu adalah ukuran keputusasaan pada mereka yang percaya tidak ada tempat lain untuk meminta bantuan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini