Kunjungi Kerusakan Akibat Badai Ida, Biden Peringatkan Perubahan Iklim

Agregasi VOA, · Rabu 08 September 2021 06:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 08 18 2467820 kunjungi-kerusakan-akibat-badai-ida-biden-peringatkan-perubahan-iklim-WSsweSQqYz.jpg Presiden AS Joe Biden kunjungi wilayah yang terkena Badai Ida (Foto: AP via VOA)

NEW JERSEY - Merujuk pada dampak perubahan iklim, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Selasa (7/9) berada di New Jersey dalam rangka mengunjungi kerusakan yang disebabkan banjir di wilayah timur laut yang mematikan. Biden mengungkapkan rasa simpati mendalam bagi semua keluarga yang menderita kerugian besar akibat bencana yang berasal dari sisa-sisa Badai Ida.

Setelah pemberhentiannya di New Jersey, Biden dijadwalkan mengunjungi kota New York dan mensurvei dampak yang terjadi di sana, dan dia juga menyerukan pembiayaan federal atas infrastruktur agar dapat melindungi property dan masyarakat dengan lebih baik dari badai-badai di wilayah tersebut dan di luar kawasan di masa mendatang.

"Setiap bagian negara mengalami cuaca ekstrem," kata Biden dalam sebuah pengarahan di pusat pelatihan manajemen darurat Somerset County yang dihadiri oleh sejumlah pejabat federal, negara bagian dan lokal, termasuk Gubernur New Jersey Phil Murphy.

(Baca juga: Banjir Bandang Terjang 4 Negara Bagian AS, Tewaskan Setidaknya 44 Orang)

Biden mengatakan ancaman dari kebakaran hutan, angin topan, tornado, banjir, dan cuaca ekstrem lainnya harus ditangani dengan cara yang dapat mengurangi dampak buruk perubahan iklim.

"Kita tidak bisa membalikkannya terlalu banyak, namun dapat mencegah terjadinya dampak yang lebih buruk," lanjutnya.

Biden menjelaskan para ilmuwan telah memperingatkan selama beberapa dekade bahwa peristiwa seperti ini akan terjadi dan diperlukan tindakan sesegera mungkin.

"Kita tidak punya waktu lagi," tegasnya.

(Baca juga: Badai Dahsyat Ida Sebabkan Mati Listrik Total di New Orleans, Tewaskan 1 Orang)

Rencana Biden untuk menghabiskan anggaran sebesar USD1 triliun (Rp14.216 triliun) untuk infrastruktur secara nasional masih tertunda di Kongres AS.

"Saya berharap dapat memperbaiki sejumlah hal secara permanen dengan undang-undang terkait infrastruktur," katanya saat meninggalkan Gedung Putih.

Dalam perjalanan menuju briefing tersebut, iring-iringan mobil Biden melewati kawasan di mana tumpukan furnitur, kasur, dan sejumlah perabot rumah tangga lainnya yang rusak tertumpuk di luar rumah-rumah. Rute itu juga mencakup wilayah dengan banyak pendukung mantan Presiden Donald Trump dari Partai Republik disertai beberapa gambar penentangan terhadap Biden.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini