"Kita tidak punya waktu lagi," tegasnya.
(Baca juga: Badai Dahsyat Ida Sebabkan Mati Listrik Total di New Orleans, Tewaskan 1 Orang)
Rencana Biden untuk menghabiskan anggaran sebesar USD1 triliun (Rp14.216 triliun) untuk infrastruktur secara nasional masih tertunda di Kongres AS.
"Saya berharap dapat memperbaiki sejumlah hal secara permanen dengan undang-undang terkait infrastruktur," katanya saat meninggalkan Gedung Putih.
Dalam perjalanan menuju briefing tersebut, iring-iringan mobil Biden melewati kawasan di mana tumpukan furnitur, kasur, dan sejumlah perabot rumah tangga lainnya yang rusak tertumpuk di luar rumah-rumah. Rute itu juga mencakup wilayah dengan banyak pendukung mantan Presiden Donald Trump dari Partai Republik disertai beberapa gambar penentangan terhadap Biden.
(Susi Susanti)