Share

Badai Dahsyat Ida Sebabkan Mati Listrik Total di New Orleans, Tewaskan 1 Orang

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 30 Agustus 2021 13:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 30 18 2463303 badai-dahsyat-ida-sebabkan-mati-listrik-total-di-new-orleans-tewaskan-1-orang-JA7Illk6cK.jpg Hurricane Ida melanda Lousiana, Amerika Serikat, 29 Agustus 2021. (Foto: Reuters)

NEW ORLEANS - Badai Ida telah mendarat di Negara Bagian Lousiana sebagai salah satu badai paling kuat yang pernah melanda Amerika Serikat (AS). Badai itu menerjang pantai barat daya AS dengan angin kencang, hujan deras, dan ombak tinggi yang menenggelamkan sebagian besar garis pantai di Lousiana.

Semua wilayah di New Orleans, kota terpadat di Louisiana, mengalami pemadaman listrik karena "kerusakan transmisi parah" akibat terjangan badai Ida, demikian dilaporkan otoritas utilitas lokal pada Minggu (29/8/2021)

BACA JUGA: Sejarah Dunia: Badai Katrina Sapu Pantai Timur Amerika Serikat

Diwartakan Al Jazeera mengutip keterangan kantor sheriff, setidaknya satu orang tewas setelah terluka oleh pohon tumbang di Prairieville, pinggiran kota New Orleans.

Ida, badai Kategori 4, melanda pada tanggal yang sama dengan Badai Katrina, sebuah badai Kategori 3, menghancurkan negara bagian selatan Louisiana dan Mississippi 16 tahun sebelumnya.

Angin badai tercatat mencapai kecepatan 230 kilometer per jam menjadikannya sebagai badai terkuat kelima yang pernah melanda daratan AS. Beberapa jam kemudian Ida menurun menjadi badai Kategori 2 dengan angin maksimum 165 km/jam saat bergerak ke pedalaman.

BACA JUGA: 5 Fakta Pengeboman Kabul: Korban dari Taliban hingga AS Bergelimpangan

Terjangan badai membuat layanan medis darurat di New Orleans dan di tempat-tempat lain di negara bagian dihentikan sementara memperparah situasi kesehatan di Lousiana yang menghadapi pandemi Covid-19.

Gubernur Louisiana John Bel Edwards mengatakan Ida bisa menjadi badai paling kuat yang melanda negara bagian itu sejak 1850.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

"Tidak ada keraguan bahwa hari-hari dan minggu-minggu mendatang akan menjadi sangat sulit," katanya pada briefing pada Minggu, menambahkan bahwa beberapa orang mungkin harus berlindung di tempat hingga 72 jam.

Gedung Putih pada Minggu mengatakan bahwa agen federal telah mengerahkan lebih dari 2.000 pekerja darurat ke wilayah tersebut, termasuk 13 tim pencarian dan penyelamatan perkotaan, bersama dengan bantuan persediaan makanan dan air dan generator listrik. Otoritas setempat, Palang Merah dan organisasi lain telah menyiapkan puluhan tempat penampungan dengan ruang untuk setidaknya 16.000 orang, Gedung Putih menambahkan.

Presiden Joe Biden telah menyetujui deklarasi darurat untuk Louisiana dan Mississippi sebelum kedatangan Ida. Pada Minggu, Biden mengatakan bahwa AS berdoa untuk yang terbaik bagi Louisiana dan akan menempatkan "kekuatan penuhnya di belakang upaya penyelamatan dan pemulihan" begitu badai berlalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini