JAKARTA - Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengatakan pemberian vaksin Covid-19 booster untuk masyarakat umum masih perlu kajian lanjutan.
"Untuk masyarakat nonkesehatan masih perlu dikaji lebih lanjut, diperlukan perencanaan sendiri. Tentunya kita menotifikasi penurunan kasus setelah enam bulan," ujar dia dalam webinar 'Vaksinasi Covid-19 Kini dan Nanti' yang dipantau dari Jakarta, Rabu (8/9/2021).
Baca juga: Pekan Depan, Gubernur Anies Bakal Umumkan Teknologi Pencegah Penyebaran Covid-19
Namun, kata dia, diperlukan data lebih lengkap untuk menentukan apakah dalam penanganan Covid-19 diperlukan pemberian vaksinasi tambahan pada masyarakat umum.
Menurut rekomendasi Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), Nadia menjelaskan pada prinsipnya vaksin booster diperuntukkan bagi para tenaga kesehatan (nakes) untuk mengatasi keadaan darurat dikarenakan banyak dari mereka yang terpapar Covid-19.