Dianggap Membahayakan Kehidupan Orang Lain, Mantan Menteri Kesehatan Diselidiki

Vanessa Nathania, Okezone · Sabtu 11 September 2021 15:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 11 18 2469781 dianggap-membahayakan-kehidupan-orang-lain-mantan-menteri-kesehatan-diselidiki-vyRYqrZTBo.jpg Mantan Menkes diselidiki karena dianggap membahayakan orang lain terkait penanganan pandemi Covid-19 (Foto: Reuters)

PRANCIS - Mantan Menteri Kesehatan Prancis, Agnès Buzyn, sedang diselidiki secara resmi terkait penanganan pandemi Covid-19.

Jaksa mengatakan, Agnès Buzyn sedang diselidiki karena dianggap "membahayakan kehidupan orang lain", setelah meninggalkan jabatannya pada Februari 2020 untuk menjadi walikota Paris dan upayanya pun berakhir gagal.

Pengadilan Pelanggaran Khusus Pemerintah akan memutuskan apakah akan menuntutnya.

Ini adalah salah satu kasus pertama di dunia dari seorang menteri yang dimintai pertanggungjawaban secara hukum atas responnya dalam menghadapi pandemi.

Menurut surat kabar Le Monde, Buzyn juga kemungkinan akan menghadapi tuduhan "gagal melawan bencana".

Seperti dilansir kantor berita AFP, saat sidang pengadilan pada Jumat (10/09), wanita berusia 58 tahun itu mengatakan dia menyambut baik kesempatan untuk menjelaskan dirinya dan "untuk menegakkan kebenaran".

(Baca juga: Usai Buron, Mantan Kepala Intelejen Ditangkap Atas Dugaan Perdagangan Narkoba)

Dia mengatakan tidak akan membiarkan tindakan pemerintah atau tindakannya sendiri didiskreditkan,.

"Ketika kita melakukan begitu banyak hal untuk mempersiapkan negara kita menghadapi krisis kesehatan global,” terangnya.

Buzyn mengambil peran sebagai Menteri Kesehatan Prancis pada Mei 2017 dan mengundurkan diri hanya beberapa minggu setelah kasus Covid-19 pertama dikonfirmasi di Prancis.

(Baca juga: Peringati Tragedi 11 September, Biden Serukan Persatuan)

Dia kalah dalam pemilihan walikota dari Anne Hidalgo tahun lalu. Mantan dokter tersebut, kemudian bergabung dengan kabinet Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Januari 2021.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini