Taliban: Perempuan Boleh Kuliah, Kelas Terpisah dengan Laki-Laki

Agregasi VOA, · Senin 13 September 2021 05:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 13 18 2470311 taliban-perempuan-boleh-kuliah-kelas-terpisah-dengan-laki-laki-Ubsx85zIP2.jpg Perempuan di Afghanistan (Foto: AFP via VOA)

KABUL - Menteri Pendidikan Tinggi Taliban Abdul Baqi Haqqani, Minggu (12/9), mengatakan perempuan di Afghanistan akan diizinkan untuk menempuh pendidikan di universitas. Namun pemisahan gender dan aturan berpakaian Islami akan menjadi wajib.

Abdul Baqi Haqqani mengatakan pemerintah Taliban akan "mulai membangun negara di atas apa yang ada saat ini" dan tidak ingin memutar waktu 20 tahun ke belakang ketika Taliban berkuasa untuk terakhir kali.

Dia mengatakan siswa perempuan akan diajar oleh guru perempuan sedapat mungkin dan ruang kelas akan tetap terpisah, sesuai dengan hukum syariah Islam. Haqqani menegaskan hijab wajib bagi siswa perempuan.

(Baca juga: Menlu Prancis Tuding Taliban Berbohong Soal Pemerintahan Baru)

"Alhamdulillah kami memiliki banyak guru perempuan. Kami tidak akan menghadapi masalah dalam hal ini. Semua upaya akan dilakukan untuk menemukan dan menyediakan guru perempuan untuk murid perempuan," katanya dalam konferensi pers di Kabul, dikutip Reuters, Minggu (12/9).

Masalah pendidikan perempuan telah menjadi salah satu pertanyaan sentral yang dihadapi Taliban ketika mereka berusaha untuk meyakinkan dunia bahwa mereka telah berubah sejak aturan fundamentalis yang mereka terapkan pada 1990-an ketika sebagian besar perempuan dilarang belajar atau bekerja di luar rumah.

Pejabat Taliban mengatakan perempuan akan dapat belajar dan bekerja sesuai dengan hukum syariah dan tradisi budaya lokal, tetapi aturan berpakaian yang ketat akan berlaku.

(Baca juga: Taliban Resmi Umumkan Pemerintah Baru Afghanistan)

Haqqani mengatakan kepada wartawan bahwa pemisahan gender akan diberlakukan di seluruh Afghanistan. Semua mata pelajaran yang diajarkan di perguruan tinggi juga akan ditinjau dalam beberapa bulan mendatang.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini