Skandal RS Selbar, Pengunjung dan Pasien Berhubungan Seks di Jam Besuk

Muhaimin, Sindonews · Senin 13 September 2021 15:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 13 18 2470580 skandal-rs-selbar-pengunjung-dan-pasien-berhubungan-seks-di-jam-besuk-cQgEbIADNa.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

AUCKLAND – Skandal seks antara pengunjung dan pasien yang terjadi di sebuah rumah sakit di Selandia Baru telah menjadi perhatian, dan membuat kesal Perdana Menteri (PM) Jacinda Ardern di tengah meningkatnya kasus Covid-19 di negara itu.

Aksi tak patut itu dilaporkan oleh seorang pasien rumah sakit yang merasa terganggu. Pasien di RS Auckland, yang mengaku melihat seorang pengunjung berhubungan seks dengan seorang pasien di bangsalnya pekan lalu.

BACA JUGA: Pasien Terekam Pesta Seks, Berkelahi dan Konsumsi Narkoba, RS Darurat Covid-19 Digerebek Aparat

Pasien dengan nama Kevin itu mengatakan dia melihat seorang perempuan muda pergi ke balik tirai bangsal. "Dan cukup jelas apa yang terjadi di sana," katanya.

"Ada empat orang di bangsal dan semuanya sedikit mengejutkan, semuanya sangat memalukan," ujarnya sebagaimana dilansir Daily Beast. Dia mengaku telah melaporkan kejadian ini kepada staf rumah sakit.

"Ada pandangan bahwa, 'Hei, jangan menjadi ‘perusak kesenangan’, tetapi itu adalah pertanyaan Covid yang lebih luas yang saya ajukan, dan pada kenyataannya, saya mengajukan keluhan kepada staf tentang itu," ujarnya.

BACA JUGA: Rusia: Tidak Boleh Hubungan Seks Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Kejadian ini membuat Organisasi Perawat Selandia Baru (NZNO) khawatir. NZNO mengatakan bahwa ratusan pengunjung termasuk kelompok besar orang yang menolak memakai masker telah diizinkan untuk mengunjungi pasien di rumah sakit meski Covid-19 varian Delta menempatkan wilayah tersebut pada tingkat kewaspadaan tertinggi.

Hubungan seks antara pasien dan pengunjung semakin meningkatkan risiko tersebut.

"Kami tidak dapat membiarkan orang tanpa disadari membawa Covid-19 ke dalam sistem, mengancam pasien yang rentan," kata Kate Weston, penjabat manajer perawatan dan layanan profesional, kepada RNZ.

Hingga Sabtu (4/9/2021) pekan lalu, Selandia Baru melaporkan 24 kasus baru Covid-19 dalam satu hari terakhir dengan 599 kasus aktif secara keseluruhan. Selandia Baru mencatat kematian pertamanya terkait varian Delta minggu lalu di Auckland. Sejak awal pandemi, negara ini telah memiliki total 27 kematian akibat Covid-19.

Skandal ini telah membuat PM Jacinda Ardern terkejut dan bingung setelah seorang wartawan bertanya kepadanya apakah insiden seksual itu berisiko tinggi selama pandemi Covid-19.

"Saya akan mengatakan, secara umum, terlepas dari status Covid-19, hal semacam itu seharusnya tidak menjadi bagian dari jam kunjungan, saya kira," kata Arden.

Menyusul skandal ini, Dewan Kesehatan Distrik Auckland telah memperketat aturan pengunjung hanya mengizinkan satu pengunjung per pasien.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini