Dokter yang Campur Sperma ke Makanan Istri Teman Ditetapkan Tersangka

Tim Okezone, Okezone · Senin 13 September 2021 12:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 13 512 2470481 dokter-yang-campur-sperma-ke-makanan-istri-teman-ditetapkan-tersangka-i3O3urJ9eu.jpg Kabid Humas Polda Jateng Kombes M Iqbal Alqudusy (Foto: Ist)

SEMARANG - Seorang dokter berinisial DP, harus berurusan dengan Polda Jawa Tengah setelah terpergok mencampurkan sperma ke makanan istri temannya. Saat ini, DP sudah berstatus sebagai tersangka.

"Tersangka dr DP sudah menjalani pemeriksaan di Ditkrimum Polda Jateng. Surat penyidikan dan penetapan tersangkanya sudah lengkap," ujar Kapolda Jateng melalui Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy, Senin (13/9/2021) siang.

Baca Juga:  Polda Jateng Tinjau Kondisi Bengawan Solo yang Tercemar Limbah Industri

Menurut M Iqbal, perbuatan tidak terpuji itu dilaporkan seorang ibu rumah tangga bernama Dwi. Perempuan 31 tahun itu diketahui tinggal satu kontrakan dengan dokter DP wilayah Gajahmungkur, Semarang.

Berdasar info, suami Dewi adalah sejawat DP dalam menempuh pendidikan dokter spesialis (PPDS) di salah satu universitas di Semarang. "Kecurigaan pelapor bermula dari makanan yang sering berubah bentuk dan tudung saji di atas meja yang sering berubah posisi," ujarnya.

Karena keanehan itu, tambahnya, pelapor merekam situasi di tempat makan menggunakan iPad miliknya. Dari rekaman iPad itu diketahui saat pelapor mandi, DP tampak keluar dari kamar mandi lain dan tiba-tiba melakukan onani. Setelah klimaks, dia mencampurkan spermanya ke dalam makanan milik Dwi.

"Tersangka duduk di dekat tempat makan. Setelah itu tersangka melakukan, maaf, onani, kemudian membuka tudung saji dan mengadukkan spermanya ke dalam makanan milik pelapor. Kejadian tersebut sudah dilakukan beberapa kali," tambah Kombes M Iqbal.

Baca Juga: Dokter di Semarang Diduga Campurkan Sperma ke Makanan Istri Teman Usai Masturbasi

Diungkapkan M Iqbal, antara kamar mandi yang digunakan pelapor dan tersangka terdapat lubang kecil yang memungkinkan tersangka untuk mengintip saat pelapor mandi.

"Akibat perbuatannya itu, tersangka diancam dengan Pasal 281 Ayat (1) KUHP tentang kejahatan terhadap kesopanan," tandasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini