Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Iklan LGBT Muncul di YouTube Kids, Persoalan Serius bagi Indonesia

Indra Purnomo , Jurnalis-Selasa, 14 September 2021 |16:48 WIB
Iklan LGBT Muncul di YouTube Kids, Persoalan Serius bagi Indonesia
Ilustrasi (Foto : Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta, menekankan persoalan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) adalah persoalan serius bagi Indonesia. Pernyataan tersebut buntut dari munculnya munculnya tayangan iklan tentang LGBT salah satu kanal YouTube kids.

"Persoalan LGBT ini semakin menambah saja permasalahan sekaligus tantangan bagi negara untuk menyelesaikannya. Apalagi LGBT ini seperti virus, bisa menular, mungkin bisa dikatakan lebih berbahaya dari virus Corona, karena yang diserang adalah moral, mental sekaligus fisik, dan juga masa depan bangsa. Bisa rusak semuanya termasuk tatanan sosial," kata Sukamta dalam keterangannya, Selasa (14/9/2021).

Sukamta melanjutkan, efek LGBT ini bisa merembet ke mana-mana, mengingat sifatnya yang menular. Apalagi, menurut Sukamta, sepertinya LGBT terorganisasi.

"Karenanya, itu perlu solusi yang juga memadai secara komprehensif. DPR, Pemerintah, masyarakat, akademisi, profesional semuanya harus terlibat," ujar Sukamta.

Sukamta melakukan, yang bisa dilakukan DPR bersama pemerintah dalam kasus ini adalah revisi UU Penyiaran.

Doktor lulusan Inggris ini mendorong di dalam revisi UU Penyiaran nanti bisa diatur agar video-video di internet lewat YouTube, misalnya, masuk cakupan pengawasan KPI.

Baca Juga : 15 Rumah di Tasikmalaya Rusak Diterjang Longsor

Menurut Sukamta, hal ini harus diatur agar sanksi tidak hanya menyasar kepada setiap orang yang mengunduh tayangan serupa di internet, tapi juga sanksi kepada provider atau pemberi jasa layanan internet, dalam hal ini termasuk YouTube selaku badan hukum private.

"Saya sangat menyayangkan hal ini karena sangat tidak sesuai dengan ajaran agama, norma dan jati diri bangsa Indonesia. Ini tidak bisa dibiarkan terus-menerus, karena mereka menyasar langsung ke anak-anak yang merupakan generasi penerus masa depan bangsa. Mau jadi apa negeri ini nantinya?," tandas Sukamta.

(Angkasa Yudhistira)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement