5 Fakta Banjir di Lebak Banten, Tinggi Air Semeter Lebih hingga Ratusan Rumah Terendam

Tim Okezone, Okezone · Selasa 14 September 2021 19:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 14 340 2471048 5-fakta-banjir-di-lebak-banten-tinggi-air-semeter-lebih-hingga-ratusan-rumah-terendam-ZQsE0WuKUT.jpeg Banjir di Banten. (Foto: Teguh M)

JAKARTA - Hujan lebat mengguyur 2 kecamatan di Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (14/09/21) dini hari. Bencana alam ini menyebabkan ratusan rumah warga terendam banjir setinggi 50 hingga 100 cm. 

Berikut rangkuman fakta terkait peristiwa ini, sebagai berikut:

1. Hujan Deras 4 Jam 

Hujan di Kabupaten Lebak dikabarkan turun sekitar pukul 20:30 WIB di kecamatan Rangkasbitung dan sekitarnya. Hujan yang deras ini terus mengguyur wilayah tersebut selama kurang lebih 4 jam.

2. Diperburuk Sistem Drainase 

Situasi hujan lebat ditambah dengan sistem saluran air yang buruk, membuat banjir tidak terhindarkan. Ketua RT 02, Tata menjelaskan saat ini di wilayahnya akan dipastikan mengalami banjir jika hujan berlangsung selama 3 jam, karena buruknya drainase itu.

Baca juga: Dukungan Relawan Percepat Penanganan Bencana Banjir Katingan

Lebih lanjut, seorang warga bernama Usman (55) memaparkan bahwa masyarakat sekitar sudah meminta pemerintah daerah untuk memperbaiki sistem drainase.

"Kami minta pemerintah daerah membangun drainase yang besar untuk menampung debit air jika hujan lebat sehingga saluran air berjalan lancar, " kata Usman.

3. Nihil Korban 

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Memed mengatakan, saat ini belum ditemukan adanya korban jiwa maupun korban materil.

"Sebagian besar lokasi banjir kembali surut, terkecuali di pemukiman Sentral masih tergenang banjir,” ucapnya. 

4. Rendam 614 Rumah 

Berdasarkan data dari BPBD, setidaknya 14 kampung dari 2 kecamatan terendam banjir. 

Kampung-kampung tersebut adalah Kampung Barangbang, Kompleks Pendidikan, BTN Depag dan BTN Palaton (Kelurahan Muara Ciujung Timur), Cimesir (Desa Rangkasbitung Timur), Dukuh dan Sentral (Kelurahan Rangkasbitung Barat), Babakan Sepur dan Anyar (Desa Jatimulya), di Kecamatan Rangkasbitung. Sementara di Kecamatan Cibadak, yang terendam adalah Kampung Neglasari dan Rancasema (Desa Kaduagung Timur) dan Kampung Pasir Kaloncing dan BTN Mandala (Desa Kaduagung Tengah).

Lebih lanjut, mereka menyebutkan sebanyak 614 rumah terdampak banjir yang melanda beberapa kampung di dua kecamatan tersebut.

5. Diminta Waspada 

Data analsisis inaRISK menyatakan, 2 kecamatan terdampak merupakan 19 kecamatan di Kabupaten Lebak yang teridentifikasi memiliki potensi bahaya banjir dengan kategori sedang hingga tinggi.

Masyarakat diminta tetap waspada dan siaga. Beberapa langkah pencegahan dapat dilakukan di tingkat keluarga, seperti membatasi aktivitas di luar rumah, mematikan arus listrik dengan segera, menghindari saluran air atau gorong-gorong apabila berada di luar rumah serta menyiapkan tas siaga bencana, dan selalu menerapkan protokol kesehatan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini