Ketika Nazi Mencoba Melacak Mitos Ras Arya di Tibet

Vanessa Nathania, Okezone · Kamis 16 September 2021 12:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 16 18 2472273 ketika-nazi-mencoba-melacak-mitos-ras-arya-di-tibet-dTUdLvh5lH.jpg Nazi mencoba melacak mitos ras Arya (Foto: Big Think)

Pada 1938, ia mengirim tim yang terdiri dari lima orang Jerman ke Tibet dalam "operasi pencarian" ini.

Ada dua anggota tim yang paling menonjol dari yang lain. Salah satunya adalah Ernst Schafer, seorang ahli zoologi berusia 28 tahun yang berbakat, yang sebelumnya telah dua kali ke perbatasan India-Cina-Tibet. Schafer telah bergabung dengan SS segera setelah kemenangan Nazi tahun 1933, jauh sebelum Himmler menjadi pelindungnya untuk ekspedisi Tibet.

Schafer tergila-gila pada berburu dan suka mengumpulkan piala di rumahnya di Berlin. Pada satu ekspedisi berburu, ketika mencoba untuk menembak bebek dari perahu yang dia dan istrinya naiki, dia terpeleset ketika membidik dan menembak istrinya di kepala secara tidak sengaja, dan membunuhnya.

Tokoh kunci kedua adalah Bruno Beger, seorang antropolog muda yang bergabung dengan SS pada tahun 1935. Beger mengukur tengkorak dan detail wajah orang Tibet dan membuat masker wajah. Hal ini khususnya untuk mengumpulkan materi tentang proporsi, asal, signifikansi dan perkembangan ras Nordik di wilayah ini.

Kapal yang membawa lima orang Jerman itu berlabuh di Kolombo di Sri Lanka pada awal Mei 1938. Dari sana, mereka ke Madras (sekarang Chennai) dan ke Kalkuta (sekarang Kolkata).

Otoritas Inggris di India mewaspadai orang-orang Jerman yang bepergian dan mengira mereka mata-mata. Mereka awalnya enggan mengizinkan mereka melewati India dan Times of India yang saat itu dikelola Inggris bahkan memuat judul berita yang menuduh: "Agen Gestapo di India".

Pejabat politik Inggris di Gangtok, di negara bagian Sikkim, India timur laut, yang merupakan kerajaan pegunungan yang merdeka pada saat itu, juga tidak antusias untuk mengizinkan orang-orang itu masuk ke Tibet melalui Sikkim.

Namun akhirnya, tekad dari tim Nazi berbuah kemenangan. Pada akhir tahun, lima orang Jerman berhasil memasuki Tibet dengan bendera swastika yang diikatkan pada bagal dan bagasi mereka.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini