4. Bangkai Kapal Dipenuhi Karang
Hasil jnvestigasi KRI Pollux 935 menggunakan peralatan Remotely Operated Vehicle (ROV) dan Side Scan Sonar (SSS), terkonfirmasi data yang diperoleh dengan Multibeam Echosounder sebelumnya. Proses ini berjalan cukup lama dan cukup keras, mengingat ketebalan karang yang menempel cukup padat dan tebal serta banyaknya jaring nelayan yang tersangkut di kerangka kapal.
“Hal itu menyulitkan pengoperasian ROV, melalui pengoperasian ROV oleh KRI Pollux-935 telah ditemukan bukti visual yaitu adanya tulisan PAGAR disisi buritan kapal tersebut sehingga dapat diindikasikan bahwa kapal tersebut adalah MV Pagaruyung 05 yang telah dibertakan tenggelam pada bulan September tahun 2003 lalu atau 13 tahun silam," jelasnya.
5. Bangkai Kapal Akan Disingkirkan
Danpushidrosal merekomendasikan keselamatan navigasi dan pelayaran, terkait posisi lokasi kerangka kapal tersebut tepat berada pada recommended track, yaitu track/lajur arah yang direkomendasikan kepada kapal-kapal yang berlayar di perairan Selat Bangka. Keberadaan kerangka kapal tersebut sangat membahayakan bagi kapal-kapal saat berlayar melintasi perairan Selat Bangka.
"Atas pertimbangan keselamatan navigasi dan pelayaran, kami merekomendasikan kepada pihak terkait agar kerangka kapal tersebut segera disingkirkan/dipindahkan dari lokasi alur pelayaran atau diberikan tanda dengan pelampung suar “bahaya terpencil” atau “Isolated Danger Buoy” - Black Red Black, dengan top mark 2 bola hitam sebagai tanda adanya bahaya yang tersembunyi/berada dibawahnya,” pungkasnya.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.