Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pseudo Kebebasan dan Munculnya Kaum Pencemooh

Opini , Jurnalis-Kamis, 16 September 2021 |20:45 WIB
Pseudo Kebebasan dan Munculnya Kaum Pencemooh
Ilustrasi (Foto: Ist)
A
A
A

Lantas apakah mencemooh dan mengolok-olok sama dengan mengkritik?

Tentu saja berbeda. Kritik itu mensiarkan konsep demi kebaikan. Sedangkan cemooh mensiarkan kebohongan dan kebencian. Itu berarti, mengkritik silakan tapi mencemooh jangan. Parahnya lagi kebohongan hasil siar cemoohan di media sosial sangat mungkin menciptakan fenomena baru di masyarakat yaitu hoax. Berita bohong bertebaran membuat masyarakat kita terutama masyarakat digital menjadi makin riuh dan gaduh. Bisa jadi mereka lupa bahwa bagi mereka yang hobi mencemooh hoax adalah senjata pamungkas untuk menjatuhkan kurban cemoohanya. Hoax bahkan menjadi semacam komoditi, namun bagi masyarakat lain hoax menjadi sumber informasi. Bisa bayangkan bukan, masyakarakat yang menjadikan hoax sebagai sumber infomasi. Ini dampak dari budaya mencemooh dan mengolok-olok pada masyarakat digital. 

Sementara di lain sisi, kebiasaan mencemooh ternyata memiliki banyak konsekuensi. Di antaranya adalah terdegradasinya akal sehat. Hardware otak di isi oleh kamus cemoohan. Akal yang didominasi kamus seperti itu, tidak pernah bertujuan memecahkan masalah, namun merusak. Nirsolusi, surplus caci maki. Konsekuensi paling esktrim, yaitu menjadikan masyarakat kita sebagai vulnerable society (masyarakat yang rentan). Rentan pada konflik, kekerasan dan persaingan yang tidak tentram. Yang dipertaruhkan tidak hanya generasi sekarang, namun juga warisan budaya bagi generasi mendatang.

Maka mari hindari saling mencemooh dimedia sosial. Perbanyak kalimat cinta dan sikap welas asih. Agar tercipta bonum commune, yaitu terentaskannya kita semua dari pandemi, lantas menjadi masyarakat bangsa yang kian kuat dan beradab.

(Penulis: Sunanto, S.Hi., M.H)

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement