Yosef Suami Korban Pembunuhan di Subang Kerap Didampingi Pengacara saat Diperiksa, Kenapa?

Didin Jalaludin, Koran SI · Minggu 19 September 2021 14:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 19 525 2473626 yosef-suami-korban-pembunuhan-di-subang-kerap-didampingi-pengacara-saat-diperiksa-kenapa-KrclnRz4r8.jpg Lokasi pembunuhan ibu dan anak di Subang. (Ist)

SUBANG - Pengungkapan kasus pembunuhan seorang ibu bernama Tuti Suhartini (55) dan putrinya Amalia Mustika Ratu (23) semakin menyedot perhatian publik. Publik penasaran siapa sebenarnya otak pelaku dari kasus pembunuhan dua wanita yang jasadnya ditemukan dengan kondisi telanjang di bagasi mobil Alphard di Desa/Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat pada 18 Agustus 2021.

Polisi mencurigai adanya dugaan pelaku merupakan orang dekat korban. Nama Yosef, suami Tuti sekaligus ayah kandung Amalia, sering disebut dalam kasus ini. Berstatus sebagai saksi, Yosef yang diketahui memiliki istri muda itu terhitung sudah 9 kali diperiksa. Dalam pemeriksaan itu dirinya kerap didampingi kuasa hukum.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan. Yosef masih keluarga korban pembunuhan, tapi kenapa harus didampingi kuasa hukum?

Kuasa hukum Yosef, Rohman Hidayat, menceritakan awal mula dirinya mendampingi suami korban. Menurutnya, bukan Yosef yang memintanya menjadi pengacara. Namun, ia mengaku diminta keluarga Yosef yang sudah mengenalnya dari dulu. Terlebih pascakehilangan dua orang anggota keluarganya kondisi Yosef sangat shok, sementara Yosef akan bolak-balik ke kantor polisi sebagai saksi.

"Sebetulnya saya tidak diminta (oleh Yosef). Saya luruskan. Saya itu teman dari adiknya Pak Yosef, (bernama) Pak Mulyana. Teman saya ini meminta saya agar mendampingi kakaknya (Yosef) untuk membantu proses hukum ini. Jadi bukan saya yang inisiatif atau diminta Pak Yosef, bukan," ucap Rohman Hidayat.

Ia mengakui saat ini banyak masyarakat yang menyoroti kasus ini dan muncul opini yang tidak berdasar. Termasuk soal anggapan Yosef menyewa kuasa hukum, yang juga turut dicurigai.

"Jadi kalau misalnya ada opini yang menyatakan bahwa mengapa tidak bersalah tapi, kok nunjuk pengacara. Sebetulnya Pak Yosef tidak meminta didampingi. Keberadaan pengacara medapingi adalah inisiatif keluarganya. Jadi keluarga yang menyarankan didampingi (pengacara) lalu menunjuk saya. Saya ditunjuk langsung oleh adiknya," tegas Rohman.

Sementara itu, dalam kasus ini polisi telah memeriksa sedikitnya 25 saksi. Dari puluhan saksi yang diperiksa, Yosef yang paling sering dimintai keterangan. Karena sudah satu bulan ini kasus pembunuhan ini tidak kunjung terungkap, dalam penyelidikannya Polres Subang dibantu tim dari Polda Jabar dan Mabes Polri.

Dalam pemeriksaan polisi, Yosef mengaku sedang tidak bersama korban saat peristiwa pembunuhan itu terjadi. Dia mengetahui istri dan anaknya sudah meninggal dunia saat dirinya pulang dari rumah istri mudanya pada Rabu pagi pada pertengahan Agustus lalu tersebut.

Sementara jasad Tuti dan Amalia ditemukan oleh warga, atas pengakuan Yosef yang mendapati rumahnya sudah berantakan, sementara anak dan istrinya juga hilang. Bahakan dia sempat melapor ke Polsek Jalan Cagak jika telah terjadi perampokan dan penculikan di rumahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini