Pria Ini Tewas Mengenaskan Dikeroyok 7 Orang saat Pesta Miras

Subhan Sabu, Okezone · Senin 20 September 2021 06:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 20 340 2473810 pria-ini-tewas-mengenaskan-dikeroyok-7-orang-saat-pesta-miras-aBNPeUmhZE.jpg Foto: Illustrasi Sindonews

MANADO - Seorang pria berinisial JA alias Junius tewas dikeroyok oleh tujuh orang pria, saat sedang asyik pesta minuman keras (miras) di Kelurahan Pandu Lingkungan II, Kecamatan Bunaken, Kota Manado, Sabtu 18 Sseptember 2021.

Kasat Reskrim Polresta Manado, Kompol Taufiq Arifin mengatakan peristiwa pengeroyokan berujung maut itu berawal saat 11 orang pria masing-masing IJB, OT, SNJ, LK, AM, GK, YP, IRP, FK, SS, dan AB sedang miras captikus campur bir di rumah SNJ alias Septian di Kelurahan Pandu Lingkungan II, Kecamatan Bunaken, Kota Manado.

"Kemudian sekira pukul 00.30 Wita, Junius bersama temannya FB dan BM yang saat itu sudah dipengaruhi miras captikus datang ke tempat tersebut dengan mengendarai sepeda motor berbonceng tiga," kata Kompol Taufiq Arifin, Senin (20/9/2021)

Baca juga:  Rebutan Pria Bule, 3 Wanita Baku Hantam di Bar

BM kemudian bertanya kepada Septian dan kawan-kawannya, siapa di antara mereka yang berselisih paham dengan temannya FB karena sebelumnya FB berselisih dengan seorang pria tidak dikenalnya saat sedang membeli rokok di warung dekat rumah Septian.

"Saat terjadi perdebatan, tiba-tiba Junius mengangkat kursi yang ada di lokasi tersebut dan memukul kepada IRP alias Ivan namun sempat ditangkisnya dengan tangan kiri sehingga kursi itu patah," sambungnya.

Baca juga:  Bos Toke Sawit Tewas Dibacoki Anak Buahnya Pakai Kampak

Ivan kemudian berusaha membalas dengan melayangkan pukulan ke Junius tapi meleset. LK yang berada di samping Ivan kemudian membantu temannya itu dengan melayangkan bogem mentahnya yang mendarat telak di wajah Junius.

"Junius kemudian lari menghindar namun terjatuh. Septian dan kawan-kawannya kemudian menghampirinya dan langsung melakukan pengeroyokan terhadap Junius yang saat itu posisinya sudah terjatuh di tanah yang mengakibatkan Junius tidak sadarkan diri," tuturnya.

Junius kemudian dilarikan ke RS Siti Maryam dan selanjutnya dirujuk ke RSUP Prof Kandou Malalayang dan pada Minggu (19/9/2021) sekira pukul 14.00 Wita, Junius dinyaakan sudah meninggal dunia.

"Kami telah memeriksa lima orang saksi yakni JA alias Jefri sebagai saksi pelapor, FB, FJ, SS dan IRP. Dari hasil penyelidikan dan penyidikan serta pemeriksaan saksi-saksi maka telah ditetapkan tujuh orang sebagai tersangka dari tindak pidana tersebut yaitu IJB, OT, SNJ, LK, AM, GK dan YP," tutur Kompol Taufiq Arifin.

Ketujuh tersangka tersebut telah melakukan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama yang menyebabkan matinya orang sebagaimana yang dimaksud alam Pasal 338 KUHPidana subsidair Pasal 170 ayat 2 ke-3 KUHPidana lebih subsidair Pasal 351 ayat (3) KUHPidana.

"Ketujuh tersangka tersebut sudah kami tangkap, selanjutnya kami berkoordinasi dengan pihak RSUP Prof Kandou Malalayang dan Pihak keluarga korban terkait autopsi," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini