Share

Upaya Penyelamatan Hewan di Afghanistan Masih Diteliti Komisi Penggalangan Dana

Vanessa Nathania, Okezone · Rabu 22 September 2021 12:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 22 18 2475173 upaya-penyelamatan-hewan-di-afghanistan-masih-diteliti-komisi-penggalangan-dana-VlFEvlzqOS.jpg Mantan marinir yang menyelamatkan hewan di Afghanistan (Foto: PA Media)

KABUL - Misi mantan marinir untuk membawa hewan kembali ke Inggris saat Taliban mengambil alih Afghanistan sedang diperiksa oleh Komisi Penggalangan Dana.

Pengatur kebijakan telah mengatakan kepada BBC bahwa mereka sedang mencari pengaturan pendanaan Operation Ark, yang mengumpulkan lebih dari 200.000poundsterlling (Rp3,8 miliar) dari para pendukung dalam beberapa hari.

Operation Ark diluncurkan oleh badan amal Pen Farthing Nowzad untuk mengevakuasi anggota staf dan keluarga dekat mereka, ditambah hewan-hewan dalam perawatannya.

Badan amal mengatakan penggalangan dana itu dilaksanakan dengan benar.

"Para wali sepenuhnya yakin bahwa pekerjaan penyelamatan nyawa Nowzad dalam keadaan yang sangat sulit adalah hal yang benar dan satu-satunya yang harus dilakukan dan benar-benar merupakan kelanjutan dari tujuan badan amal itu,” terang Nowzad, yang melaporkan pendapatan hampir 1 juta poundsterling tahun lalu atau sekitar Rp19 miliar.

Komisi Penggalangan Dana telah menghubungi Nowzad untuk informasi lebih lanjut setelah menerima laporan seputar tata kelola dan pengaturan keuangan Operasi Ark.

Mereka juga sedang mengkaji penggunaan dana amal untuk evakuasi dan apakah sesuai dengan tujuan amal.

(Baca juga: Mantan Tentara Evakuasi 200 Hewan Peliharaan dari Afghanistan) 

"Kami akan menilai informasi yang diberikan oleh para wali untuk menentukan apakah ada peran Komisi atau tidak," katanya dalam sebuah pernyataan yang diberikan kepada BBC.

Pengacara amal terkemuka, Edwina Turner di firma hukum Anthony Collins mengatakan, ini bisa menjadi "titik krisis" dalam kehidupan amal.

"Hal ini sangat serius jika pengatur kebijakan mengumpulkan informasi dari kamu. Badan amal ini tentu akan mengklarifikasi segala aspek terkait hal ini,” terangnya.

(Baca juga: Qatar Peringatkan Jangan Isolasi Taliban dalam Pidato di PBB)

"Satu pertanyaan yang mereka [Nowzad] perlu jawab, apakah mereka telah menghabiskan uang yang dikumpulkan untuk memajukan objek mereka? Kedua, apakah mereka menghabiskan uang itu dengan cara terbaik untuk mencapai tujuan amal mereka. Ketiga, apakah uang itu dikumpulkan melalui Operasi Ark telah dihabiskan sesuai dengan ketentuan kampanye penggalangan dana?,” lanjutnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Nowzad sendiri diketahui mengoperasikan klinik hewan, penampungan anjing dan kucing, serta suaka keledai di Afghanistan. Badan amal ini melatih dan mempekerjakan warga Afghanistan lokal - termasuk wanita - sebagai dokter hewan.

Ketika pengambilalihan Taliban berlangsung bulan lalu, stafnya berada dalam bahaya karena pekerjaan mereka dengan organisasi asing, seperti kedutaan, dan hewan itu dalam bahaya karena Taliban menganggap hewan pendamping, terutama anjing sebagai najis.

Mantan Royal Marine dan pendukungnya memimpin kampanye evakuasi gencar yang menarik banyak perhatian publik. Kegiatan ini menerima dukungan publik yang besar tetapi juga mendapat kritik. Termasuk dari Menteri Pertahanan, Ben Wallace yang mengeluhkan hal itu mengganggu fokus pada evakuasi yang paling rentan.

Badan amal itu mengatakan evakuasi sangat padat tetapi akhirnya berhasil terjadi.

Badan amal mencatat semua staf dan keluarga mereka, termasuk anak kecil dan dua bayi yang baru lahir, dan 162 anjing dan kucing telah dikirim ke tempat yang aman.

Nowzad membenarkan bahwa Komisi Amal meminta komentar wali mereka tentang Operation Ark termasuk, khususnya, bagaimana hal itu dapat memajukan tujuan amal.

"Para wali tentu saja mengakui bahwa sangat tepat bagi Komisi untuk mengumpulkan lebih banyak informasi mengenai operasi tingkat tinggi dan belum pernah terjadi sebelumnya, mereka dengan senang hati memberikan informasi yang diminta," tambahnya.

Nowzad adalah badan amal terdaftar di Inggris dan Wales dan diatur oleh Komisi Penggalangan Dana.

Pada tahap ini, Komisi Penggalangan Dana telah menjelaskan bahwa mereka sedang mengumpulkan informasi dan sejauh ini tidak ada temuan yang dibuat.

Menurut Turner, Komisi Penggalangan Dana memiliki berbagai kewenangan. Termasuk "menghapus wali, menempatkan seorang manajer sementara untuk menjalankan amal atau aspek tertentu dari amal" atau, dalam keadaan ekstrim, "mereka dapat menutup amal."

Farthing, merupakan pendiri penampungan hewan, yang berasal dari Dovercourt di Essex, yang sekarang sedang berupaya menemukan rumah baru di Inggris untuk stafnya yang diangkut melalui udara dan hewan yang diselamatkan.

Dia juga mempertimbangkan untuk memperluas kegiatan amalnya ke luar negeri, di negara-negara yang dianggapnya lebih aman daripada Afghanistan, meskipun dia tidak menutup kemungkinan untuk kembali ke Kabul jika suatu hari kondisinya membaik.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini