JNBY mengeluarkan permintaan maaf di aplikasi mirip Instagram, Xiaohongshu dan mengatakan telah menerima keluhan tentang "cetakan yang tidak pantas" pada pakaiannya dan meminta maaf untuk itu.
Perusahaan itu juga menambahkan bahwa filosofi desain merek selalu berdasarkan pada "kebebasan berimajinasi", dan niat awalnya adalah untuk mengeluarkan lebih banyak kreasi "unik".
"Tetapi kami juga memahami bahwa yang paling penting adalah menyampaikan nilai-nilai yang baik," kata perusahaan itu.
Perusahaan mengatakan pihaknya telah menjadikan insiden itu sebagai sebuah "peringatan".
"Ke depannya, kami akan lebih baik lagi dalam menggabungkan desain yang inovatif dan kreatif dengan nilai-nilai yang baik,” lanjutnya.
(Susi Susanti)