Viral Video Harimau di Hutan Kedungjati Grobogan Ternyata Hoaks

Agregasi Solopos, · Minggu 26 September 2021 11:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 26 512 2477006 viral-video-harimau-di-hutan-kedungjati-grobogan-ternyata-hoaks-WCdlJX91de.jpg Tangkapan layar video harimau di hutan Grobogan ternyata bohong. (Solopos)

PURWODADI – Viral video memperlihatkan harimau besar sedang berada di jalan tengah hutan di kawasan hutan Karangnongko, Desa Karanglangu, Kecamatan Kedungjati, Grobogan. Video itu tersebar di WhatsApp Group.

Dalam video itu terdengar suara panik dari perekam. Ia menyampaikan narasi seolah harimau tersebut berada di kawasan hutan Karangnongko, Desa Karanglangu, Kecamatan Kedungjati, Grobogan. Seakan perekam berpapasan dengan mahluk buas tersebut saat berjalan di kawasan hutan.

Dalam video berdurasi 28 detik tersebut, terlihat harimau besar akan menaiki pohon. Perekam menyebutkan berada di Karangnongko, dan mengatakan, “berbahaya segera ditangkap lur.”

Beredarnya video harimau besar di kawasan hutan Karangnongko, Desa Karanglangu, cukup meresahkan warga. Itu karena mereka yang mempercayai informasi soal adanya harimau jadi tidak berani melewati jalan tersebut.

Sebagian warga tidak mempercayai soal video adanya harimau di kawasan hutan Karangnongko, Desa Karanglangu. Karena selama ini, mereka belum pernah melihat dan tidak yakin di kawasan tersebut ada harimau.

Adanya keresahan warga dengan adanya video harimau yang beredar luas di WhatsApp Group, membuat pihak kepolisian turun tangan. Polisi kemudian melakukan penelusuran siapa pengunggah video tersebut.

Baca Juga : Viral! Harimau di Kebun Binatang Medan Kurus Kering dan Makan Rumput

Klarifikasi Video Harimau

Kapolsek Kedungjati AKP Muslih menjelaskan, ternyata video harimau itu dibuat dan diedit Dani Prasetio (25), warga Dusun Kalinongko, Desa Karanglangu, Kecamatan Kedungjati, Grobogan.

Setelah diketahui siapa pembuat video yang diresahkan, pada Jumat (24/9/2021) sekitar pukul 21.00 WIB, polisi dan pihak terkait mendatangi rumah Dani. Pihaknya meminta klarifikasi kepada yang bersangkutan di rumah Kepala Desa Karanglangu.

“Diketahui jika video yang sudah beredar di medsos merupakan hoaks dan hasil editan. Dani hanya bermaksud bergurau untuk dikirimkan pada keponakannya yang berada di Jakarta,” ucap AKP Muslih.

Pelaku kemudian mengklarifikasi dan menyampaikan permintaan maaf karena perbuatan yang dilakukan tersebut sudah meresahkan masyarakat. Dani juga mengatakan siap diproses hukum apabila di kemudian hari melakukan perbuatan serupa.

“Sudah dilakukan klarifikasi dan yang bersangkutan [Dani] sudah meminta maaf terkait video harimau yang sempat meresahkan warga,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini