Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ken Arok, Bayi Buangan yang Ditemukan Memancarkan Sinar

Avirista Midaada , Jurnalis-Senin, 27 September 2021 |04:58 WIB
Ken Arok, Bayi Buangan yang Ditemukan Memancarkan Sinar
Ilustrasi Ken Arok (Foto: istimewa)
A
A
A

JAKARTA - Ken Arok pendiri Kerajaan Singasari konon hadir karena hubungan gelap. Saat itu, Ken Endok sang ibu yang telah memiliki suami bernama Gadjah Para berhubungan dengan laki-laki lain hingga melahirkan Ken Arok.

Dikisahkan dalam buku "Menuju Puncak Kemegahan Sejarah Kerajaan Majapahit" tulisan Slamet Muljana, Ken Arok hasil hubungan gelap antara Ken Endok dengan laki-laki lain yang berujung hingga perceraian Ken Endok dengan suaminya.

Gadjah Para menceraikan istrinya Ken Endok yang telah mengetahui perselingkuhan Ken Endok dengan laki-laki lain yang konon bernama Dewa Brahma. Konon sang suami Gadjah Para juga tahu tindakan tak senonoh yang dilakukan Ken Endok dengan laki-laki lain.

Akhirnya Gadjah Para memutuskan untuk menceraikan istrinya dan kembali pulang ke Dusun Campara yang berada di seberang selatan. Sedangkan Ken Endok kembali pulang ke Dusun Pangkur, sebelah utara.

Baca juga: Ketika Ken Dedes Bocorkan Pelaku Pembunuh Tunggul Ametung ke Anak Kandungnya

Lima hari usai perpisahan Ken Endok dengan Gadjah Para, konon Gadjah Para meninggal. Di sisi lain Ken Endok yang malu bahwa ia mengandung anak dari hubungan gelapnya dengan laki-laki membuat ia berniat membuang bayinya.

Baca juga: Kertanegara, Raja Singasari yang Suka Mabuk hingga Mutasi Pejabat Kerajaan

Alhasil ketika melahirkan, dibuanglah Ken Arok ke sebuah pemakaman. Pada malam hari bayi ini diketahui oleh seorang pencuri bernama Lembong. Konon bayi yang dibuang di pemakaman ini memancarkan sinarnya. Sinar itu datang dari bayi yang sedang menangis, hingga kemudian Lembong tertarik memungut Ken Arok dan mengambilnya menjadi anak angkat.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement