Operasi Patuh Semeru 2021, Polisi Sita Puluhan Knalpot "Brong" Seharga Jutaan Rupiah

Tritus Julan, Koran SI · Selasa 28 September 2021 00:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 27 519 2477751 operasi-patuh-semeru-2021-polisi-sita-puluhan-knalpot-brong-seharga-jutaan-rupiah-OWN5sVe0At.jpg Polres Mojokerto sita puluhan knlapot brong (foto: MNC Portal/Tritus)

Sementara itu, Kanit Kepala Urusan pembinaan Operasi (KBO) Satlantas Polresta Mojokerto Iptu Karen mengatakan dalam operasi Semeru 2021, kelayakan atau standarisasi dari pabrik untuk kendaraan ini tidak ada pembeda atau toleransi. Sehingga seluruh kendaraan yang tidak standart pabrikan akan ditilang.

"Mau yang bermerk, atau tidak tetap kami tindak. Mau yang harga ratusan hingga jutaan tetap sama perlakuannya. Tidak ada pembeda, kami akan amankan," kata Karen.

Karen menyebut, penindakan ini tak serta merta begitu saja. Tapi juga berlandaskan undang-undang lingkungan hidup juncto undang-undang lalu lintas pasal 285 karena menimbulkan kebisingan suara. Pihaknya juga menggandeng Dishub Kota Mojokerto untuk mengukur langsung tingkat kebisingan setiap kendaraan yang dirazia.

"Ada 75 kendaraan, dengan rincian 20 pelanggaran kelengkapan surat-surat, dan 55 pelanggaran tidak sesuai spek. Sebanyak 50 kendaraan dari tidak sesuai spek adalah knalpot brong," beber Karen.

Aturan suara knalpot tertuang dalam Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 56 tahun 2019 tentang Ambang Batas Kebisingan Kendaraan Bermotor Tipe Baru dan Kendaraan bermotor yang sedang diproduksi. Dalam peraturan tersebut, dituliskan bahwa Untuk motor berkubikasi 80 cc – 175 cc, maksimal bising 80 dB dan di atas 175 cc maksimal bising 83 dB.

Seperti knalpot racing, ban velg kecil, dan spion, tapi juga memanggil orang tua pelanggar. Itu dilakukan sebagai bentuk edukasi terkait dampak penggunaan kendaraan yang tidak sesuai spek bisa menyebabkan kecelakaan dan sebagai efek jera.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini