Kasus Covid-19 Melonjak, Rumah Sakit Kewalahan

Agregasi VOA, · Selasa 28 September 2021 05:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 28 18 2477832 kasus-covid-19-melonjak-rumah-sakit-kewalahan-HujkThU7N5.jpg Pasien Covid-19 di RS (Foto: Reuters)

WASHINGTON - Salah satu pejabat senior di bidang kesehatan di Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa lonjakan kasus virus corona di AS yang terjadi kini telah melebihi kapasitas perawatan kesehatan di beberapa rumah sakit (RS) di sejumlah negara bagian.

Berbicara di program “Face the Nation” di stasiun televisi CBS, Minggu (26/9), Direktur Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) Dr. Rochelle Walensky mengatakan “sistem perawatan kesehatan di rumah sakit sejumlah negara bagian kini berada dalam kesulitan.”

“Mereka kehabisan tempat tidur,” ujarnya.

“Dan ketika kita melihat hal itu, kita khawatir akan ada orang-orang yang tidak dapat diterima untuk rawat inap dan menjalani perawatan yang tepat jika mengalami kecelakaan lalu lintas atau terkena serangan jantung,” lanjutnya.

(Baca juga: Dokumen Rahasia: AS Danai Penelitian Virus Covid-19 di Laboratorium Wuhan hingga Rp44 Miliar)

“Itulah sebabnya mengapa kami bekerja sangat keras di daerah-daerah yang memiliki tingkat penyakit Covid-19 cukup tinggi, agar orang-orang bersedia divaksinasi,” paparnya. Ia menggarisbawahi bahwa orang-orang yang belum divaksinasi memiliki kemungkinan sepuluh kali lebih besar untuk dirawat di rumah sakit dibanding yang sudah divaksiasi.

“Rumah sakit kini dipadati orang-orang yang belum divaksinasi,” terangnya.

(Baca juga: AS Sita 3.000 Kartu Vaksinasi Covid-19 Palsu Asal China)

Selain itu Walensky mengatakan orang-orang yang belum divaksinasi sebelas kali lebih mungkin meninggal dibanding yang sudah divaksinasi.

Tiga bulan lalu Amerika hampir dapat mengendalikan virus corona, tetapi penyebaran luas varian Delta telah menimbulkan lonjakan kasus baru, di mana dalam beberapa bulan terakhir ini jumlah kasus baru mencapai 120.000–160.000 per hari, dan sekitar 2.000 kematian per hari.

Meskipun lebih dari 183 juta warga AS telah divaksinasi lengkap, masih ada 70 juta warga yang belum divaksinasi, dengan berbagai macam alasan. Sebagian mengatakan mereka skeptis dengan keamanan suntikan itu, dan yang lainnya mengatakan mereka merasa tidak akan jatuh sakit.

Menurut John Hopkins University, AS saat ini memiliki 43 juta kasus virus corona, sementara jumlah korban meninggal mencapai 700.000 orang. Jumlah kasus dan jumlah kematian di AS merupakan yang tertinggi di dunia.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini