3 Kucing Dimusnahkan Akibat Terinfeksi Covid-19, Warganet Meradang

Antara, · Kamis 30 September 2021 13:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 30 18 2479261 3-kucing-dimusnahkan-akibat-terinfeksi-covid-19-warganet-meradang-lZR4y3zovg.jpg Ilustrasi kucing (Foto: Antara/Reuters)

BEIJING – Tiga ekor kucing peliharaan yang terinfeksi virus corona dimusnahkan di kota Harbin, China, pada Selasa (28/9) malam.

Beijing News melaporkan tindakan itu mengundang kemarahan pengguna media sosial karena dianggap berlebihan.

Sang pemilik kucing diketahui terjangkit Covid-19 pada 21 September. Dinas pengendalian penyakit setempat lalu memusnahkan hewan piaraannya yang juga terbukti positif, meski pemiliknya keberatan.

"Mungkin tak ada perawatan medis profesional bagi hewan-hewan yang terinfeksi virus corona,” terang seorang pekerja sosial kepada Beijing News, menjelaskan kenapa kucing-kucing itu dibunuh.

 (Baca juga: Biadab, Pria Ini Tusuk 16 Kucing hingga Mati)

Pekerja itu mengatakan ketiga kucing tersebut akan terus meninggalkan jejak virus di dalam ruangan.

"Tampaknya sangat tidak realistis kucing-kucing itu mencemarkan lingkungan dengan begitu buruk sehingga mereka berisiko menyebabkan pemiliknya untuk terjangkit Covid-19 lagi," kata Rachael Tarlinton, profesor virologi di Universitas Nottingham Inggris.

Dia menambahkan permukaan benda bukanlah jalur utama penularan virus.

 (Baca juga: Dua Kucing Piaraan Positif Covid-19, Tertular dari Pemiliknya)

Para ilmuwan telah mengatakan belum ada bukti yang menunjukkan bahwa binatang piaraan berperan penting dalam penyebaran virus ke manusia.

"Saya sangat tak setuju dengan pendekatan ini! Terus terang, ini merupakan bentuk penanganan yang kasar, menggampangkan dan malas, hanya untuk menghindari tanggung jawab," kata seorang pengguna Weibo, Twitter versi China.

Laporan Beijing News itu telah dihapus dari akun media sosialnya pada Rabu (29/9).

Media yang didukung pemerintah itu mengunggah komentar pada hari yang sama di Weibo, meminta otoritas membuat standar penanganan hewan piaraan yang terinfeksi.

Menurut laporan Beijing News, Selasa (28/9), Feng Zijian, peneliti di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China, mengatakan kucing piaraan harus dimusnahkan jika mereka berkali-kali menunjukkan hasil tes yang positif.

Vanessa Barrs, profesor kesehatan dan penyakit hewan di City University Hong Kong, mengatakan penularan ke manusia dari hewan piaraan yang terinfeksi risikonya kecil.

"Sejauh ini, selama pandemi, belum ada laporan terkonfirmasi tentang infeksi dari kucing ke manusia, tidak seperti kasus cerpelai yang diternakkan di Eropa, di mana penularan Covid-19 dari cerpelai ke manusia terjadi," terangnya.

Diketahui, China berhasil mengendalikan wabah corona di sebagian besar wilayah dalam beberapa pekan dengan melakukan testing massal dan penguncian komunitas, bahkan ketika jumlah kasus yang dilaporkan sedikit.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini