Secara rinci, untuk target sumber daya manusia (SDM) bidang kesehatan sebanyak 1,46 juta dosis dan telah terealisasi 1,97 juta dosis tahap pertama atau 134,33% dan 1,82 juta dosis tahap kedua atau 124,19%.
Untuk target petugas publik sebanyak 17,32 juta dengan realisasi 27,78 juta dosis tahap pertama atau 160,34% dan 17,64 juta dosis tahap kedua atau 101,83%.
Target untuk lansia sebanyak 21,55 juta dengan realisasi 6,31 juta dosis tahap pertama atau 29,32% dan 4,31 juta dosis tahap kedua atau 20,01%.
Target masyarakat umum dan rentan sebanyak 141,21 juta orang dengan realisasi penyuntikan 47,58 juta dosis tahap pertama atau 33,7% dan 22,44 juta dosis tahap kedua atau 15,89%.
Untuk remaja ditargetkan 26,7 juta dengan realisasi 3,62 juta dosis tahap pertama atau 13,59% dan 2,47 juta dosis kedua atau 9,26%.
Pemerintah terus mempercepat vaksinasi ini agar target tercapai dengan mendorong pelaksanaannya mencapai 2,5 juta dosis per hari pada September, 2,5 juta dosis per hari pada Oktober, 2,1 juta dosis per hari pada November dan 1,5 juta dosis per hari pada Desember.
Sementara untuk suplai vaksin, Airlangga menuturkan secara kumulatif sejak Januari sampai Agustus 2021 telah ada 158,53 juta dosis dan ditargetkan 80,3 juta dosis pada September, 54,7 juta dosis pada Oktober, 49,9 juta dosis pada November serta 50,5 juta dosis pada Desember.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.