Bocah 10 Tahun Meninggal Usai Disuruh Guru Merawat Anak-Anak yang Sakit Covid-19

Vanessa Nathania, Okezone · Kamis 07 Oktober 2021 12:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 07 18 2482658 bocah-10-tahun-meninggal-usai-disuruh-guru-merawat-anak-anak-yang-sakit-covid-19-Id4TFUZUfm.jpg Bocah 10 tahun meninggal usai merawat anak-anak yang terkena Covid-10 (Foto: Facebook)

VIRGINIA – Seorang gadis kecil meninggal karena Covid-19 setelah seorang guru memberinya tugas  merawat anak-anak yang mengalami gejala virus Covid-19 di sekolah.

Teresa Sperry, 10, kehilangan nyawanya beberapa hari setelah jatuh sakit di kelas lima (setara dengan Kelas 6 di Inggris) di Hillpoint Elementary di Virginia, Amerika Serikat.

Tragisnya, dokter mengkonfirmasi dia memiliki virus Covid-19 dua hari setelah dia meninggal.

Dia dipulangkan pada 22 September setelah dia mulai mengalami sakit kepala, dan dirawat di Children’s Hospital of The King’s Daughter di akhir minggu setelah mengalami batuk parah.

 (Baca juga: Malaysia: 82.000 Anak-anak dan Bayi Kena Covid-19)

Ibunya, Nicole Sperry, mengkonfirmasi kematiannya dalam sebuah posting-an Facebook pada 27 September.

Sang ibu menulis jika anaknya Teresa "sangat sehat" sebelum sakit, dan menuduh bahwa anggota staf sekolah telah memintanya untuk membawa anak-anak lain yang sakit ke kantor perawat sekolah.

Nicole menambahkan putrinya akan terus sehat dan hidup jika orang-orang berhenti mengirim anak-anak mereka yang sakit ke sekolah.

 (Baca juga: RS Diminta Bayar Kompensasi Rp5,3 Miliar Usai Beri Obat-obatan yang Belum Terbukti untuk Covid-19)

Dia juga mengklaim bahwa sekolah tidak memanggilnya untuk menyampaikan belasungkawa setelah kematian anaknya di rumah sakit.

Sang suami, Jeff Sperry membuat tuduhan yang sama dalam sebuah wawancara dengan surat kabar lokal The Virginia Pilot selama akhir pekan, mengatakan bahwa "pekerjaan kelasnya" adalah mengantar "semua siswa yang sakit di kelasnya ke kantor perawat."

"Jika anak-anak sakit dan harus pulang, dia harus mengambil tas buku mereka dan mengambilnya kembali,” terangnya.

Penyelidikan pun dilakukan. Petugas di Hillpoint Elementary tidak mengkonfirmasi atau menyangkal tuduhan orang tua.

“Protokol di Hillpoint Elementary School adalah agar guru kelas atau orang dewasa menghubungi kantor utama dengan Kode C,” terangnya.

"Ketika ini terjadi, salah satu administrator atau perawat sekolah akan datang ke kelas untuk menjemput siswa. Kami masih menyelidiki untuk memastikan bahwa proses ini diikuti dengan tepat,” lanjutnya.

Kedua orang tua gadis itu sama-sama divaksinasi penuh, tetapi Jeff mengembangkan kasus 'terobosan' yang langka ini setelah anaknya meninggal.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini