Share

Gempa M6,1 Tokyo: Kereta Api Terhenti dan Pemadaman Listrik di Mana-Mana

Tim Okezone, Okezone · Kamis 07 Oktober 2021 23:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 07 18 2483003 gempa-m6-1-tokyo-kereta-api-terhenti-dan-pemadaman-listrik-di-mana-mana-MQqrv2RNwl.jpeg Situasi penumpang kereta api di Stasiun JR Shimbashi pasca-gempa M6,1. (FotoL Kyodo/Reuters)

TOKYO - Gempa Magnitudo 6,1 mengguncang Tokyo dan daerah sekitarnya Kamis (7/10/2021) malam. Gempa menghentikan laju kereta api dan menyebabkan pemadaman listrik secara sporadis. Namun, tidak ada kerusakan besar sebagaimana dilaporkan Reuters. 

Gempa terasa pukul 10:41 malam berkategori “kuat-5" pada skala intensitas Jepang. Skala ini dapat menyebabkan beberapa kerusakan pada bangunan dan pemadaman listrik, kata Badan Meteorologi Jepang.

Gempa tersebut memiliki pusat gempa di prefektur Chiba, di sebelah timur ibu kota Tokyo. Tidak ada bahaya tsunami dari gempa tersebut, menurut NHK.

Baca juga: Gempa 6,2 Skala Richter Guncang Tokyo Jepang

Pemerintah membentuk satuan tugas tanggap darurat. NHK menunjukkan Perdana Menteri baru Fumio Kishida bergegas kembali ke kantornya. Dia mengatakan kepada wartawan bahwa dia telah menginstruksikan satuan tugas untuk mencari tahu tentang situasi terbaru serta berkoordinasi dengan pihak berwenang setempat untuk menyelamatkan para korban bencana. 

Beberapa menit sebelumnya Kishida menulis di akun Twitter-nya. “Ambil tindakan untuk melindungi hidup Anda sambil mencari informasi terbaru,” tulisnya.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

NHK mengatakan empat orang menderita luka-luka di Chiba dan menunjukkan sebuah bangunan dua lantai di prefektur Saitama yang berdekatan terbakar. Penyiar swasta TBS melaporkan insiden pipa air meledak di Tokyo. Tokyo Electric Power Corporation melaporkan 250 kasus pemadaman listrik di kota tersebut.

Beberapa jalur kereta api dan kereta bawah tanah di Tokyo dan Chiba yang awalnya menghentikan kereta mereka telah memulai kembali operasi mereka, kata NHK.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini